Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 September 2013

Hasil Kerja Pak Jokowi ^_^


 

Selama ini orang bertanya apa hasil kerja Jokowi, kok Jokowi belum ngapa-ngapain hanya blusukan, tahukah anda selama 280 hari Jokowi sudah melakukan banyak hal dengan kerja cepat, bahkan ketika anggaran DPRD belum ketok palu.

Fakta Kerja ini adalah luar biasa bila dibandingkan dengan pejabat-pejabat laen yang lelet bahkan nunggu anggaran dulu keluar lalu dimaenin lewat kroni-kroniya via proyek. Inilah salah satu fakta kerja Jokowi yang bisa kalian catat.

RUSUN, PENATAAN KAMPUNG & PASAR

-Penataan & pengisian rusun marunda & muara baru dari yg bobrok ga ada peminatnya sampai antri pendaftarnya

-Pemberian isi rusun berupa kulkas, lemari, springbed & tv kepada penghuni dengan dana CSR

-Pembangunan 200 rusun di pulo gebang dengan dana CSR

-Kampung deret 50 rumah di tanah tinggi sebesar 4M yang pengerjaannya melibatkan warga yang dananya berasal dari CSR

-Menata perkampungan di RW 03 Cakung Barat. Rumah yang memiliki luas sekitar 28 meter persegi dirobohkan, direnovasi dan dilengkapi perabot, seperti tempat tidur, kursi, dan lemari yang dananya berasal dari CSR. Proses bedah rumah memakan waktu dua minggu

-Pembangunan rusunawa pd 2/7 di rawa bebek di lahan seluas 17.65 hektar sebanyak 6 tower pada tahap 1 yg bekerjasama dgn kemenpera. Dijadwalkan selesai desember dgn biaya sewa sebesar 200rb per bulan yg bisa menampung 3600 buruh lajang. Pada tahun 2014 akan dibangun tahap 2 sebanyak 8 blok

-Pemberian pekerjaan, pelatihan & modal utk pemberdayaan warga rusun marunda. Ada pemimpin yg perhatian seperti ini???

-Membongkar & memberantas praktik mafia rusun di rusun marunda & muara baru yang melibatkan aparat

-Pembangunan 8 blok rusun daan mogot ground breaking 20/6 dengan dana CSR

-Pembangunan rusun Muara Baru dengan dana CSR sebanyak 960 unit yg terdiri atas 8 tower. Direncanakan selesai bulan april, akan tetapi jokowi mengharapkan bisa selesai desember agar bisa secepatnya merelokasi penghuni waduk pluit agar penyedotan lumpur bisa maksimal

-Penataan pasar embrio di kampung makassar 6M

-Renovasi total pasar meruya 9M

KESEHATAN

-KJS utk 4,7jt jiwa termasuk kartu chip dan scanner. Yang menelisik saya, berapa anggaran chipnya? Sepertiga atau seperempat ektp ya?

-Perubahan peraturan daerah ttg persyaratan Suka Sarana Kesehatan yg mewajibkan RS swasta menyediakan kelas 3 sebanyak 40% dr sebelumnya 25% jika ingin membangun gedung/ RS baru

-Penambahan kapasitas kamar kelas 3 di RSUD dki

-Tarif INA CBG’s yg lebih besar dr nasional yaitu 23ribu dibandingkan 19ribu. Utk RS tipe C & D akan ditingkatkan lagi karena belum mencukupi

BUDAYA & HIBURAN WARGA

-Pembuatan peraturan daerah yg masih menunggu pengesahan DPRD tentang pengembangan dan pelestarian budaya Betawi, yang salah satu isinya adalah hotel-hotel berbintang wajib menampilkan kebudayaan betawi. Sudah diserahkan ke dewan sejak akhir 2012, namun belum disahkan juga.

-Car free night pd tahun baru

-Pekan produk kreatif daerah yg disebut juga PRJ monas yg dibanjiri ribuan pengunjung

-Jakarnaval yg bertema keajaiban ondel-ondel dgn melibatkan 1500 siswa yg membuat kostum sendiri & 500 ondel-ondel serta puluhan mobil hias

-Pemilihan abang none pertama kali di monas yang sebelumnya di JCC bertujuan agar masyarakat mengenal abang none terpilih. Pada waktu yang sama, diselenggarakan Pesta Rakyat Pasar Gambir

-Pemutaran drama musikal Ariah yang disponsori oleh ORTUS

PENDIDIKAN

-Psb berdasarkan sistem rayon yg berguna utk mengurangi kemacetan

-Menambah tunjangan bagi guru madrasah hingga mencapai Rp 1 juta.”Kalau dibanding lainnya, kita sudah paling tinggi. Tahun ini 3.300 guru madrasah kita tambah Rp 1 juta gajinya,”

-KJP utk 320 ribu siswa utk menyukseskan wajib belajar 12 tahun. Bandingkan dgn program nasional yg dimulai dr jaman soeharto masih 9 tahun, belum pernah berubah

PKL, PARKIR & BANGUNAN LIAR, KEMACETAN & BANJIR

-Pengerukan kali pakin

-Penertiban bangunan liar di Kali Pakin, Kali Jelakeng, dan Kali Opak tanpa kekerasan

-Normalisasi waduk pluit yang kini sudah mulai terlihat wujudnya

-Normalisasi kali ciliwung di masjid istiqlal

-Penambahan pintu air manggarai yg pengerjaannya membutuhkan waktu 1 tahun

-Kerja sama dengan kopasus untuk mewujudkan kali Ciliwung bersih. Salah satu bentuk dukungannya yakni dengan melaksanakan program “Green, Clean, and Healthy” atau “Jumat Bersih, Sabtu Hijau, Minggu Sehat”

-Kerja sama dgn TNI AD dalam program kebersihan Pemerintah Provinsi DKI, yang akan dilaksanakan setelah Lebaran 2013. “Kita mau menggerakkan Karya Bhakti untuk kebersihan Jakarta, kampung, sungai,” aku Jokowi

-Penertiban pkl di sunda kelapa

-Penertiban pkl di kota tua. Dapat tenda & gerobak gratis, menggunakan seragam agar tertib. Masih kurang enak?

-Penertiban pkl & parkir liar di pasar minggu, jatinegara & tanah abang. Walaupun pedagang masih sering kucing-kucingan dengan petugas, namun sudah menuju ke arah yang lebih baik

-Penyegelan ekspedisi di tanah abang yg menyebabkan kemacetan

-Monorel yang pembangunannya sudah masuk tahap pra-konstruksi pembangunan di titik-titik yang akan dibangun, yg dilakukan oleh surveyor dari Thailand, China, dan Jepang. Ditargetkan selesai dalam dua bulan agar pembangunan fisik Monorail tak tersendat. Surveyor merinci dokumen engineering & melakukan penyesuaian. Pengerjaan fisik direncanakan oktober

-Pelebaran jalan Arjuna kebon jeruk sepanjang 1,5km

-Akuisisi PPD utk mengelola angkutan umum secara profesional & membayar utang PPD sebesar 170 miliar

-Penambahan armada busway sebanyak 106 bus pada februari & direncanakan 1000 bus lagi pada november

-Pembukaan koridor XII dan waterway muara baru-marunda

KEUANGAN & TRANSPARANSI

-Transparansi anggaran apbd lewat poster & laman pemda dki shg rakyat bisa tahu bahwa anggaran pidato gubernur sebelumnya 1,2M setahun. Ada yg berani seperti ini ga???

-Kerja sama dengan KPK utk memantau transparansi di pemprov DKI dgn menempatkan petugas KPK di lingkungan pemprov

-Pembayaran utang jamkesda thn 2011 sebesar 189Miliar

-Pemotongan anggaran perbaikan jalan dari 73M menjadi 820juta

-Peningkatan APBD 2013 senilai 8,6 triliun

-Peningkatan APBD 2014 senilai 2,1 trilun

-Peningkatan pajak sebesar 30%. Bandingkan dgn pemerintahan sby yg turun 53 triliun

-Penunjukkan hasyim djoyohadikusumo sebagai pengawas ragunan agar keuangan ragunan menjadi transparan & hewan ragunan tidak kurus lagi

http://megapolitan.kompas.com/read/2013/07/02/2008029/Jokowi.Berharap.Hashim.Royal.untuk.Ragunan

-Penunjukkan mantan komisioner KPK sebagai komisaris MRT

PEMERINTAHAN

-Lelang jabatan lurah & camat utk menempatkan orang terbaik di posisinya

-Tes narkoba lurah & camat mendadak pd 30/6. Utk yg positif akan dilakukan rehabilitasi

-Melantik wali kota di luar ruangan agar mengenal wilayahnya. Wali Kota Jakarta Selatan Syamsudin Noor di Setu Babakan, Wali Kota Jakarta Barat Fatahillah di Rusun Tambora, Bupati Kepulauan Seribu Asep Syarifudin di Kepulauan Seribu, Wali Kota Jakarta Timur Krisdianto di Tempat Pembuangan Sampah Pulo Jahe, Wali Kota Jakarta Pusat Saefullah, Wali Kota Jakarta Utara Bambang Sugiyono.

-Kantor lurah-camat utk tempat shalat tarawih sbg langkah utk mendekatkan warga dgn pemimpinnya

-Penyediaan ta’jil utk berbuka puasa di kelurahan & kecamatan

-Tingkat kedisiplinan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI yang membaik http://megapolitan.kompas.com/read/2013/07/11/0843148/Jakarta.Baru.Membawa.Perubahan.pada.PNS.DKI

KERJA SAMA DENGAN LEMBAGA LAIN

-Kerja sama dengan Perusahaan Gas Negara (PGN) dengan memesan empat unit pengisian bahan bakar gas bergerak (mobile refueling unit atau MRU) yg akan terus disesuaikan dengan kebutuhan

-Kerja sama dgn PGN dalam penyediaan gas bumi yg lebih murah bagi warga penghuni rumah susun akan dimulai di Rusun Sederhana Sewa Muara Baru sebanyak 7 tower

-Konsultasi dgn yusril ihza mahendra utk merebut tanah dki sebesar 1,14 ha

SIKAP

-Sikap legowo dgn menyerahkan gitar ke kpk, bandingkan dgn sby yg menolak melaporkan

-Terbuka & ramah terhadap wartawan shg wartawan tidak segan utk meliput berita setiap hari. Banyak kasus kepala daerah marah-marah shg wartawan malas meliput. Klo pemimpin lain ingin diberitakan terus, sebaiknya koreksi sikap dulu

-Tidak takut kotor-kotoran seperti masuk ke gorong-gorong yg ternyata cuma 60cm padahal biaya penanganan banjir dki triliunan, terjun langsung ke daerah banjir utk berempati kpd warganya yg terkena musibah

-Mengutamakan pendekatan dialog dibandingkan kekerasan shg perlengkapan satpol pp banyak yg digudangkan. Bedakan antara penertiban yang dilakukan perusahaan, pengadilan, PT KAI & pemprov DKI.

-Perhatian ke warga walaupun bukan warga dki seperti sumbangan jembatan yang menghubungkan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, dan Kelapa Dua, Depok, yg mayoritas digunakan warga depok. Walikota depok & wagub jabar akhirnya melihat jembatan itu juga setelah jokowi melihatnya

-Tidak menggunakan voorijder, kecuali ada keperluan mendesak. “Jakarta ruwet seperti ini, yang ngawal bunyiin sirene, pake jalan (zig-zag) untuk ngelebarin jalan. Saya paling nggak senang yang seperti itu. Kadang-kadang malu juga gitu. Yang bawa motor kan jalannya miring-miring (zig-zag) gitu, terus saya bilang (ke supir), belok kiri ambil jalan sendiri. Langsung bingung pengawalnya, “lho kok Gubernur tidak ada?” Biar kapok,” ujar Jokowi

-Pengambilalihan sejumlah pompa air di Jakarta, baik milik pemerintah pusat maupun swasta. Sentralisasi pompa air itu dilakukan untuk mempermudah manajemen operasional & menghindari saling menyalahkan. Seharusnya pemimpin seperti ini, berani bertanggung jawab tidak mencari kambing hitam

-Gotong royong membersihkan kali ciliwung sepanjang 18,5km yg melibatkan ribuan orang terdiri dr 5000 tni dr kodam jaya, ormas, anggota pramuka & masyarakat pd 29/6 yg diharapkan rutin dilakukan setiap bulan

-Bantuan langsung jokowi utk warga miskin yang tidak mendapat BLSM. Jokowi juga selalu membagi-bagikan sembako, buku tulis, sepeda utk menghabiskan dana operasional gubernur sebesar 1,1 M perbulannya. Klo yang lain uang operasionalnya disalurin kemana ya???

-Menolak di dikte oleh bank dunia yg menawarkan pinjaman yang mahal & memakan waktu pengerukan hingga 5 tahun

-Mengizinkan pengusaha AS yg ingin berinvestasi di jakarta tetapi harus dalam kontrol pemprov dki

-Menolak tunduk kepada konglomerat Murdaya Poo & ingin mengembalikan PRJ kepada tujuan semula yaitu kegembiraan rakyat yg merayakan ulang tahun daerahnya. Jokowi jg tidak terima dgn pernyataan JIExpo yg merendahkan pedagang kerak telor

-Berbesar hati dgn kelakuan lurah warakas yg melakukan perlawanan & penyimpangan kepemilikan rusun

-Menolak intervensi komnas HAM dalam masalah penggusuran waduk pluit dimana komnas membela warga yg menempati waduk secara ilegal

-Melibatkan warga dalam proyek MRT dgn mengadakan public hearing

-Membela masyarakat kecil ketika 16 RS swasta mudur dr KJS dgn mengatakan bahwa RS seharusnya jgn sekedar mencari untung saja, tetapi harus ada sisi sosialnya

-Membuat mundur para interpelator KJS tanpa perlu turun tangan karena rakyat yg merasa terbantu dgn program ini mengancam akan menyebarkan foto interpelator KJS ke warga dki

-Tidak mengotori kota dgn poster wajahnya. Jokowi juga menyindir pejabat yang suka mengkampanyekan suatu program tetapi dengan wajah sang pejabat

HASIL KERJA LAINNYA

-Pasar murah di dua lokasi, yaitu di Kelurahan Kalisari pada 23-24 Juni 2013 dan di Kelurahan Pegangsaan pada 25-26 Juni 2013 & berencana menggelar pasar murah di setiap kecamatan selama Ramadhan 2013 yang juga akan melibatkan UKM.

-Pembukaan cabang baru bank dki di solo & bandung

-4 piala ADIPURA

-e ticketing transjakarta dengan dana CSR

-340 kursi taman yang bahannya kayu jati & besi cor dengan dana CSR

-Pembukaan blokade jalan SMPN 289 tanpa kekerasan

-Pengajuan tarif parkir 4x lipat yang akan diterapkan setelah busway datang dalam surat Gubernur DKI Jakarta Nomor 850/-1.811.4 tertanggal 4 Juli 2013 yng dituju ke Ketua DPRD DKI Jakarta tentang kenaikan parkir 4x lipat

-Penyelesaian sengketa makam mbah priok yang pada 2010 lalu menyebabkan banyak jatuh korban luka-luka sebanyak 42 orang dari pihak satpol pp dan 12 warga. Oleh Jokowi dengan komunikasi yang baik bisa selesai.

-Mengajukan stock beras 40 ribu ton ke kemendag untuk menekan harga beras di jakarta dan operasi pasar sembako utk menekan inflasi. Harap maklum jika lama karena klo berkaitan dgn urusan perizinan pemerintah pusat cenderung lama

-Penyelenggaraan Flona 2013 di lapangan Banteng yg omsetnya mencapai Rp 2,6 miliar meningkat dibanding penyelenggaraan tahun sebelumnya yang cuma Rp 1 miliar. Yang hadir pun bertambah dan mencapai 480 ribu pengunjung. Jumlah stand yang ada di sini 278 stand, meningkat dari tahun sebelumnya yang berjumlah 240 stand.

Copas dari FB Anton Dwisunu
readmore »»  

Rabu, 10 Juli 2013

An Nour: Penunjukan el Baradei tak Sesuai Kesepakatan


Mohamed Elbaradei

REPUBLIKA.CO.ID,KAIRO -- Ditunjuknya tokoh liberal dan sekuler Mohamed el-Baradei menjadi Perdana Menteri Mesir juga mendapat penolakan dari faksi Islam terbesar kedua di Mesir. Partai Islam an-Nour menegaskan penunjukkan itu tidak sesuai dengan rulemap bersama antara sesama oposisi.
''Penunjukkan el-Baradei tidak sesuai dengan kesepakatan antara oposisi dan militer,'' kata Wakil Pimipinan Partai an-Nour Ahmed Khalil, seperti dikutip al-Ahram dan dilansir al-Arabiyah, Ahad (7/7). 

Khalil menegaskan agar el-Baradei menolak jabatan tersebut.Khalil mengancam akan menarik diri dari kekuatan politik sementara, jika el-Baradei tetap menjabat sebagai perdana menteri. 

Sebab kata dia, kelompoknya mengharapkan agar semua pelaku kudeta menjalankan kesepakan awal untuk tidak mengambil peran dalam pemerintahan sementara.Partai Islam an-Nour adalah sekutu politik el-Baradei. 

Meskipun partai ini berasaskan pemikiran Islam, namun kelompok ini memilih bergabung dengan kubu oposisi. Partai an-Nour ikut berperan mendukung kudeta militer untuk melengserkan Mursi dan Ikhwanul Muslimin dari kekuasaan.

Tiga hari pascakudeta militer, Presiden ad interm Mesir Adly Mansour mengambil sumpah el-Baradai untuk duduk di kursi perdana menteri, Sabtu (6/7) waktu setempat. Jabatan tersebut sebelumnya dipegang oleh teknokrat pilihan Presiden Mursi, yakni Hisham Qandhil yang ditunjuk Juli 2012 lalu.

SUMBER
readmore »»  

Oh Pak Mursi....

Garda Republik (Paspampres) tidak mengakui Presiden mana pun, kecuali presiden sah Presiden Muhammad Mursi.

Garda Republik telah menahan lebih 30 polisi yang akan menangkap Presiden Mursi

Militer ancam pimpinan Garda Republik akan menyerang markaz Garda Republik,lalu dibalas oleh pimpinan Garda mayat-mayat kami (siap mati)

 

readmore »»  

Masih belum jelas bedanya?

Kampanye, “Siapa yang akan anda dukung,” menerbitkan sebuah foto dari dua pemimpin. Dalam foto tersebut, terlihat Mursi, di sebelah kanan, yang mencium tangan seorang syaikh yang membantunya berhasil menghafal Al-Quran, sementara ElBaradei, di foto sebelah kiri terlihat mencium pipi aktris Hollywood Angelina Jolie.

Source: Abu Fairuz
readmore »»  

Sabtu, 06 Juli 2013

Allahu Akbar!! 30 Juta Rakyat Mesir Turun Ke Jalan Dukung Mursi


KAIRO -- Hari Jumat (6/7) selepas sholat jumat, jutaan rakyat Mesir dari berbagai penjuru tumpah ruah turun ke jalan. BBC melaporkan jumlah rakyat Mesir yang mendukung Mursi mencapai 30 juta orang. Mereka mendukung kepemimpinan sah Presiden Mursi dan menolak tegas kudeta militer.
Pimpinan tertinggi Ikhwanul Muslimin Muhammad Badie muncul dan memberikan orasi dalam aksi massa pro Mursi di Rabaa, Kairo, Mesir.
Badie sebelumnya diberitakan AP,  ditangkap oleh militer di daerah Marsa Matrouh, kota pinggiran dekat perbatasan Libya.
Dalam orasinya seperti dilansir alahram, Badie mengatakan kumpulan jutaan orang di Raba mencerminkan kekuatan Mesir dari faksi yang berbeda. "Allah lebih besar dari semua yang mengorbankan dirinya untuk revolusi, Allah saksi kami," ungkap Badei yang disambut takbir dari puluhan juta massa.
Badei juga mengungkapnya dirinya bangga dengan Mursi dan melihat tindakan militer inskonstitusional. "Mursi adalah presiden saya dan semua orang Mesir," ungkapnya.
Badie juga tegas menyatakan rakyat takkan berdiam menghadapi makar sampai Mursi kembali ditetapkan sebagai presiden. "We will not leave the streets until president Morsi is reinstated." (Kami takkan meninggalkan jalanan sampai presiden Mursi kembali menjadi presiden yang sah).

Fahmi Huwaidi, penulis dan wartawan senior Mesir, di Aljazeera menyatakan, "Aksi demo 30 juta malam ini membuktikan bahwa rakyat Mesir menolak kudeta!"

@salimafillah:

Malam menakjubkan di Twitter bersama pidato Mursyid 'Am Dr. Muhammad Badi' yang mantab & 30 Juta pro Mursi yang bergerak ba'da Jum'at hingga membuat para komandan lapangan militer Mesir mendesak Jenderal As Sisy mengembalikan Mursi ke kedudukannya demi menghindari krisis keamanan; Syaikh Al Azhar meminta Mursi dibebaskan & kanal-media Islami dipulihkan; Sa'ad Al Katatny dibebaskan; CNN, Guardian, & BBC mentajuk: "Menhan tergesa kudeta tanpa memperhitungkan apa yang terjadi hari ini."

0) Allah Maha Besar; Tiada Ilah selain Dia; memenuhi janjiNya; menolong hambaNya; memuliakan pembelaNya; menghancurkan persekutuan makar; Dia Maha Satu, tiada sekutu.

1) Rakyat Mesir tak mengira Mursi dijatuhkan Militer dalam 48 jam (karena Mubarak dulu ditenggang 18 hari); makanya baru hari ini mereka turun.

2) Otak kudeta salah mengkalkulasi dukungan baginya dari militer maupun rakyat. Tapi As Sisy yang takut dihukum pasti tak lekas menyerah, perjuangan masih harus berlanjut.


(foto: jutaan rakyat pendukung Mursi di berbagai propinsi Mesir)


*PKS Piyungan
readmore »»  

Rabu, 03 Juli 2013

Kabar pendukung DR. Mursi di Rab'ah al 'Adawiyah:

Helikopter masih saja berputar-putar di atas kami semenjak lebih dari dari satu jam. Mereka mencari celah yang memungkinkan mereka untuk melancarkan serangan dan mereka berusaha menakut-nakuti serta memantau keadaan kami. Sementara kami tetap dalam kondisi berzikir dan membaca Al-Qur'an.

Sebarkanlah berita kami ini, tidak ada satu pun media pemberitaan selain anda yang menyebarkan kabar kami setelah mereka menutup seluruh channel tv yang mungkin menyiarkan demo kami ini. Mereka juga melarang Jazeera untuk menyiarkan tentang kami dan menangkapi mereka. Mereka baru mau melepaskan dengan syarat tidak menyiarkan tentang demo berkesinambungan kami ini.

Dan sudah jelas saja tv-tv yang dimiliki antek-antek mubarak sangat ingin mendengarkan tanggapan para pengamat, sementara mereka tidak akan mau menerima tanggapan yang berseberangan dengan mereka. Mereka tidak menganggap kami sebagai rakyat Mesir yang mesti disiarkan beritanya.

Sebarkanlah berita ini sebanyak-banyaknya, jadilah anda sebagai ganti dari wartawan. Dan cukuplah Allah bagi kami, Dialah sebaik-baik pelindung. #Ikwah Gaul
readmore »»  

"DOSA-DOSA" PRESIDEN MESIR DR. MUHAMMAD MURSI


Mengapa kalangan liberal sangat getol berusaha menjatuhkan Presiden Mesir DR Muhammad Mursi? Salah seorang pembaca bersamadakwah mengirimkan tulisan menarik tentang Dosa-dosa Presiden Mesir DR Muhammad Mursi. Bisa jadi, opini yang dikirim melalui fanpage ini benar adanya. Bahwa 'dosa-dosa' inilah yang membuat pemerintahan Mursi digoyang. Berikut tulisan lengkapnya:

Dosa Mursi itu adalah karena dia bisa mengantarkan Mesir dalam setahun ke arah swasembada pangan. Yang dulu zaman mubarak gandum hanya boleh diproduksi dalam negeri sebanyak 20 % paling banyak, sekarang sudah melampai 60 %. Dulu harus mengimpor ke Amerika, sekarang Mursi mengimpor dari negara yang dia inginkan, yang lebih menguntungkan rakyat. Kondisi ini mampu menghemat belanja negara sampai milyaran dollar pertahun sekaligus meningkatkan perekonomian petani.

Dosa Mursi adalah karena mengembangkan terusan Suez menjadi pasar bebas dunia. Yang dulu di zaman mubarak hanya menghasilkan uang sebanyak 5.6 milyar dollar pertahun, akan meningkat 100 milyar dollar pertahun.

Dosa Mursi adalah menaikkan gaji PNS dan pensiunan sebanyak 200 % lebih, sementara harga-harga barang bisa dipertahankan tidak naik, sehingga PNS jadi lebih makmur.

Dosa Mursi adalah membangun pabrik samsung terbesar di Arab di provinsi Bani Suwef, sehingga harga barang elektronik menjadi murah.

Dosa Mursi adalah membuat pabrik mobil sendiri sehingga untuk tahun-tahun ke depan tidak perlu lagi mengimpor mobil.

Dosa Mursi adalah membuat pabrik senjata sendiri sehingga tidak perlu lagi mengimpor senjata-senjata rongsokan dari Amerika.

Dosa Mursi adalah membuat pabrik innar (sejenis tablet/ipad), sehingga seluruh rakyat nanti bisa mencicipi enaknya memakai barang elektronik bermutu dengan harga terjangkau. Anak-anak sekolah bisa belajar pakai alat canggih.

Dosa Mursi adalah mampu mempertahankan, bahkan menambah cadangan devisa Mesir yang sebelumnya sudah di ambang kebangkrutan.

Dosa Mursi terbesar adalah dia selalu shalat berjamaah di mesjid, hafal al Qur'an, selalu tahajjud dan sabar terhadap segala caci maki.

Dosa Mursi adalah mendukung perjuangan Palestina, Suriah dan Myanmar.

Dosa Mursi yang tidak kalah parahnya mengeluarkan Mesir dari rongrongan kekuasaan militer dalam 40 hari, di mana Erdogan butuh bertahun-tahun untuk melakukan itu.

Dosa Mursi meningkatkan harga diri negara Mesir di hadapan negara Arab lain bahkan dunia. Hingga Mesir jadi negara yang diperhitungkan.

Dosa Mursi adalah berusaha mengembangkan tenaga nuklir dan tenaga matahari sebagai energi alternatif di Mesir.

Dosa Mursi adalah karena ia mampu menarik investor luar negeri dan mempertahankan kepercayaan asing di Mesir.

Dosa Mursi adalah membuka kembali jalan darat antara Mesir dan Sudan sehingga kerja sama dalam bidang ekonomi kedua negara akan meningkat.

Dosa Mursi adalah mampu membuka lapangan kerja baru untuk 600 ribu lebih orang pengangguran.

Dosa Mursi adalah berusaha mengembalikan harta yang dibawa kabur ke luar negeri oleh Husni Mubarak dan antek-anteknya.

Dosa Mursi adalah menegakkan peradilan yang sebenarnya dan berusaha menghabisi kecurangan.

Dan banyak lagi dosa-dosanya yang tidak bisa kita sebutkan satu persatu yang membikin lawan politik, terutama Amerika dan Israel jadi meradang.

Karena dosa-dosa itulah maka Mursi akan digulingkan oleh sisa-sisa antek Mubarak, liberas, sekuler, komunis, dan Kristen Koptik serta muslim ambigu. Mereka memandang Mursi sudah gagal mengantarkan Mesir ke arah kehancuran.

Itulah logika yang ada dalam kehidupan sekarang.

[Dari seorang mahasiswa Mesir via Ria Syamil Yuliasari]
SUMBER: Islamedia
readmore »»  

IM Bangga Dikalahkan Militer, Bukan Kalah Dalam Kotak Suara



by @herricahyadi :

1. Sekularis-liberal yg munafik! Begitu gambaran mereka di Mesir. Ga siap berdemokrasi, Mesir pun mundur seribu langkah.. Poor #Egypt

2. Amerika mendiamkan kudeta militer, pdhl produk demokrasi diimpor lgsg oleh mrk. Mrk paham betul bhw keterlibatan militer adlh haram.

3. Skrg mrk meninggalkan #Egypt begitu sj stlh negeri itu poranda. Mrk mengevakuasi slrh staf kedubes di Kairo. Kelakuan "panglima" demokrasi..

4. Tidak hanya pejabat yg berasal dr Ikhwan, tapi militer jg menangkap petinggi tv #Egpyt yg pro #Morsi. Demokrasi yg mati..

5. Fyi, polisi dan militer jg menghentikan siaran + liputan Aljazeera Mesir, serta menahan seluruh jurnalis di dalamnya..

6. Si #anonymous, yg berhaluan kiri-liberal, yg srg mengkampanyekan "kebebasan", diam tak bicara thdp tragedi kudeta militer..

7. Raja Saudi mengucapkan selamat kpd presiden interim #Egypt yg baru. Dodol.

8. Fyi, Paus Kristen Koptik "memberkati" kudeta militer di Mesir. Mulai nampak wajah sesungguhnya..

9. Ikhwanul Muslimin mengatakan adalah sebuah kehormatan jika mrk dikudeta oleh militer. Sebab, demokrasi hny bs disingkirkan oleh tangan besi.

10. Ikhwanul Muslimin bangga bahwa mereka dikalahkan oleh militer, bukan kalah dalam kotak suara.. | Aku padamu, yaa Ikhwah! #SaveEgypt

11. Para sekularis-liberalis itu tak tahu malu ya? Kalah berdemokrasi, bangga dg kudeta militer. Bilang, "Rakyat & tentara bersatu". Hipokrit.

12. Sekularis-liberalis-leftist merayakan kudeta di Tahrir Square. Selamat, kalian menang di lapangan, bkn kotak suara!

13. Presiden #Morsi menghimbau kpd slrh rakyat & militer #Egypt agar mempertahankan konstitusi dan demokrasi, bukan dg kudeta militer..

14. Ratusan ribu pendukung #Morsi mulai berkumpul. Foto terbaru dr AA.


*****

by @rmzulkipli :

1. Bung Karno dulu dikudeta Tentara dg pra-aksi demo besar2an, modusnya dengan "seakan" mandatnya dikembalikan ke MPRS, mirip MK di Mesir ini..

2. Pemilu yang demokratis itu people power yang sejati.. tentara dan kerumunan massa disebut people power? Ini mah pola umum kudeta

3. Biasa, kalau Tentara kudeta, selain tangkap lawan politiknya, mereka kemudian memberangus kebebasan pers. Jangan kaget Aljazerah disikat

4. Yang kaget itu, ada orang-orang yang selama ini susah payah mencitrakan dirinya demokratis.. tahu-tahu ngedukung tentara kudeta hahaha

5. Lagi, bersyukur tinggal di Indonesia. Tentara kita sudah sadar, Double Minoritas spt Harry Tanoe bisa kuasai media & Nyawapres. Demokrasi

6. Coba keliling dunia, ktm? double minoritas spt Harry Tanoe bisa monopoli sumber daya alam terbatas (frek tv) & Nyawapres pula. Demokrasi

7. Cuma, yang ribut2 di Indonesia belum toleran, kurang demokrasi selama ini.. eh malah ngedukung mliter kudeta di mesir. Ini lucu..

8. Baru satu tahun, tentara yang puluhan tahun jadi tirani bersama mubarak.. didukung mengkudeta hasil pemilu. MK? Ingat MPRS?


****

by @ridlwanjogja :

1. Doa ku untuk saudara saudara di bumi Mesir yang diberkahi, sungguh Allah sayang kalian

2. Kalau disini cuma diserang pakai fitnah, belum apa-apa. Lihat di Mesir, menang demokratis digulingkan militer .

3. Ada yang bilang itu people power ? People yang mana ? Mau adu banyak ? Ada pemilu bung dan mereka kalah pemilu. Ini kudeta !

4. Lihat kantor kantor Ikhwan diserang secara masif dan bersenjata. Aktivis dibunuhi. Kudeta itu nggak harus pakai seragam.

5. Operasi penjatuhan Morsy khas gerakan intelijen. Siapa dibelakangnya ? Dilihat dari negara yang paling diuntungkan jika Morsy jatuh.

6. Operasi macam ini sudah disusun rapi dan sistematis. Ada agen atau aktor yang siap dengan perannya masing-masing.

7. Menurutku Ikhwan terlalu sayang dengan Mesir sehingga menahan diri utk tidak melawan. Sementara para agresor nggak pakai hati

8. Cek misalnya berita pemerkosaan yang marak di lapangan Tahrir. People seperti ini yang akan memimpin Mesir ?

9. Perkembangan Ikhwan membahayakan kepentingan negara macam AS dan Israel. Jangan difikir mereka tak bergerak. Operation still running

10. Analis mereka bekerja, operator mereka bekerja. Mencari pendukung, agen, kolaborator, yang siap memberangus Ikhwan di berbagai negara.

11. Tema serangan disesuaikan, melihat konstelasi opini publik. Di Mesir sampai berdarah-darah, di Indonesia cukup pake Fatonah

12. Bersiap siagalah. Kebatilan yang terorganisir membahayakan kebaikan yang tercerai berai. Mari bersatu. Solidkan. Rapikan shaff.

****

by @salimafillah :

1. Kalahnya kebenaran tak berarti ia batal, hanya saja ia lemah. Siapa menjauh kala kebenaran lemah; dia tak diperlukan di saat kebenaran kuat.

2. Penangkapan & penahanan dimulai.. Ya Allah; jaga Mursy, Khairat Al Syathir, Sa'd Al Katatny, Mahmud Bayumi, Essam El Erian, & rakyat Mesir..

3. Mursi; pemimpin pertama yang dipilih rakyat dalam ribuan tahun sejarah #Mesir; tak pernah menyensor media yang siang-malam menyerangnya.

4. Hanya dalam hitungan menit setelah Mursi dijatuhkan; militer menutup 7 kanal Media & menangkapi wartawannya. Selamat datang kembali Tirani!

5. Confirmed; telah ditangkap Rasyad Al Bayumi {Wakil Mursyid IM}, Essam El Erian {Ketua FJP}, & Al Katatny {Ketua Parlemen}.

6. Sembilan puluh lima ribu nyawa rakyatnya hilang; tapi Basyar Al Assad dipertahankan. Tak setetes darahpun ditumpahkan Mursi; dia dijatuhkan.

7. Bahaya besar peristiwa Mesir bagi dunia Arab; kian tipis kepercayaan pada jalan juang damai & moderat. Bandul ekstremisme akan berayun lagi.

8. Bayangkan fikiran ini; Ikhwan yang di mata harakah lain lembek & kompromis dengan berdemokrasi ujungnya begini. Jalan apa lagi tuk berjuang?

9. Tapi kita yakin; Ikhwan insyaaLlah mampu bersikap tepat setelah 8 dasawarsa berpengalaman menghadapi tiran dalam besi & api, kurung & bunuh.

10. Seperti tafakkur para sahabat RasuliLlah saat Perang Ahzab mengguncang & menyesak; kian gelap, kian gulita; adalah tanda fajar segera tiba.



___

"Morsi is an elected leader in a non-democratic country" (@Doylech)

"liberals n secularists obviously believe violence is the only viable method for change. They r the real extremists" #egypt (@Vghandi)


* PKS PIYUNGAN
readmore »»  

Rabu, 19 Juni 2013

Pesan Perjuangan PROF. Widjajono Partowidagdo (Alm) Soal BBM dan Kacaunya Kebijakan Energi Indonesia



PESAN PERJUANGAN PROF. WIDJAJONO PARTOWIDAGDO (ALM) -- SOAL BBM, DAN KACAUNYA KEBIJAKAN ENERGI INDONESIA

Sumber foto: Republika.co.id
Copas via Nurman Diah (via Forum Pembaca The Global Review):

Pesan Perjuangan dari seorang Prof. Widjajono Partowidagdo demi Kedaulatan, Kemandirian dan Ketahanan Energi Republik Indonesia:

"Indonesia merupakan negara yang lucu. Pasalnya, Indonesia memiliki sumber energi murah yaitu batubara, tetapi justru batubara tersebut malah diekspor. Sedangkan Indonesia memilih impor Bahan Bakar Minyak (BBM) yang harganya lebih mahal. ”Indonesia negara lucu, ekspor yang murah, tapi impor yang mahal. Orang yang gak kaya minyak tapi pakai yang mahal. Orang miskin kalau pakai yang mahal maka akan susah hidupnya,” tegas Widjajono saat ditemui di Ballroom Hotel Kempinski Jakarta, Jumat (30/3/2012).

Widjajono heran dengan kultur masyarakat Indonesia yang justru bangga dengan jumlah mobil yang banyak meskipun bahan bakarnya masih disubsidi. “Mobil di Singapura itu 5 tahun ganti, tapi di Indonesia malah bangga mobil tambah meskipun BBM-nya disubsidi,” pungkasnya (detikFinance.com, 30/3/12).

Lebih dari itu, negara ini juga pas disebut negara aneh. Pasalnya memang banyak keanehan dalam pengaturan negara ini. Berikut sebagian diantara keanehan yang terjadi di negeri ini:

Pertama, semua orang di dunia akan sangat takjub dengan melimpahnya kekayaan negeri ini. Hampir semua bentuk kekayaan alam ada di negeri ini. Namun anehnya, kekayaan itu tidak bisa membuat rakyatnya hidup makmur.
Menurut data BPS: (http://www.bps.go.id/tab_sub/ view.php?tabel=1&daftar=1&id_ subyek=23&notab=1 ) pada tahun 2011 orang miskin di negeri ini masih ada 11.046.750 orang di kota, ada 18.972.180 orang di desa dan secara total di negeri ini masih ada 30.018.930 orang miskin. Itu pun dengan ukuran garis kemiskinan di kota Rp 253.016,- per bulan, di desa Rp 213.395,- perbulan dan secara gabungan ukuran garis kemiskinan jika pengeluaran Rp 233.740,- perbulan. Orang yang disebut miskin di negeri ini jika pengeluarannya kurang dari Rp 7.790,- perhari. Padahal dengan pengeluaran sebesar itu per hari hanya cukup untuk sekali makan dengan lauk ala kadarnya.

Kedua, dengan melimpahnya kekayaan negeri ini, ternyata pendapatan negeri ini termasuk dari hasil pengelolaan bermacam kekayaan alam itu tidak cukup untuk membiayai belanja negara sehingga kekurangannya ditutup dengan mencari utang baik dari dalam negeri dalam bentuk Surat Berharga Negara dan dari luar negeri. Jumlah utang pada akhir Januari 2012 yang telah mencapai Rp 1837,39 triliun. Jumlah itu jika dibagi dengan jumlah penduduk 239 juta maka tiap orang penduduk temasuk bayi yang baru lahir sekalipun terbebani utang sebesar Rp 7,688 juta.
Keanehan ini makin menjadi. Negara ini sangat patuh dalam membayar cicilan utang pokok dan bunganya tiap tahun. Normalnya, orang berutang itu hanya sementara, sesekali, tidak seterusnya dan punya rencana atau skenario untuk melunasi utangnya. Itu normalnya. Tapi hal itu tak terlihat dalam hal utang negeri ini. Utang seolah menjadi sesuatu yang tetap. Tiap tahun harus ada. Hal itu diantaranya adalah akibat tipuan doktrin anggaran berimbang. Sayangnya terlihat tidak ada rencana atau skenario mengakhiri utang itu. Di dalam Buku Saku Perkembangan Utang Negara edisi Februari 2012 bahkan sudah ada prediksi besaran cicilan utang pokok dan bunga hingga tahun 2055 dan itu bukan akhir dari cicilan utang. Normalnya, utang itu sifatnya emergensi/darurat, tapi anehnya dalam pengelolaan negeri ini, utang justru bersifat baku, tetap dan kontinu. Jelas ini adalah aneh dan abnormal.

Lebih aneh lagi, ternyata cicilan utang selama ini tidak mengurangi jumlah utang. Padahal cicilan utang itu jika diakumulasi sudah melebihi akumulasi utangnya sendiri. Akumulasi pembayaran cicilan utang baik bunga maupun pokok selama 12 tahun antara tahun 2000-2011 mencapai Rp 1.843,10 triliun. Tapi anehnya, jumlah utang negara tidak berkurang tapi justru bertambah. Utang negara per 3 Januari 2012 mencapai Rp 1.837,39 triliun.

Kalau dikatakan utang itu untuk membiayai pembangunan, maka bisa jadi itu bohong besar. Sebab sejatinya utang yang diambil itu adalah untuk membayar cicilan utang. Ambil contoh tahun 2012 ini. Di dalam APBN-P sudah ditetapkan defisit sekitar Rp 190,1 triliun atau 2,23% dengan rencana akan ditutupi dari pembiayaan (utang) dalam negeri sebesar Rp 194,5 triliun dan pinjaman luar negeri sebesar minus Rp 4,4 triliun (artinya total pinjaman LN berkurang Rp 4,4 triliun). Ternyata jumlah itu habis dan tidak cukup untuk membayar cicilan utang. Di tahun 2012 besarnya cicilan utang mencapai Rp 261,1 triliun (cician pokok Rp 139 triliun dan cicilan bunga Rp 122,13 triliun). Bahkan jika mengacu pada Buku Saku Perkembangan Utang Negara edisi Februari 2012 yang dikeluarkan oleh Ditjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan di halaman 46 disebutkan, pagu APBN-P 2012 untuk pembayaran cicilan utang (pokok dan bunganya) mencapai Rp 322,709 triliun, terdiri dari cicilan pokok utang Rp 200,491 triliun dan cicilan bunga Rp 122,218 triliun. Cicilan pokok utang itu terbagi dalam cicilan pokok pinjaman Rp 47,400 triliun (pinjaman DN Rp 140 miliar dan pinjaman LN Rp 47,260 triliun) dan cicilan pokok Surat Berharga Negara (SBN) Rp 153,091 triliun (SBN Rupiah Rp 152,091 triliun dan SBN Valas Rp 1 triliun). Sementara cicilan bunga Rp 122,218 triliun itu, terdiri dari cicilan bunga pinjaman Rp 17,887 triliun ( bunga pinjaman DN Rp 225 miliar dan bunga pinjaman LN Rp 17,662 triliun) dan cicilan bunga SBN Rp 104,331 triliun (bunga SBN Rupiah Rp 88,278 triliun dan SBN Valas Rp 16,052 triliun). Jadi seluruh utang yang ditarik di tahun 2012 sebenarnya bukan untuk membiayai pembangunan tetapi untuk membayar cicilan utang dan itupun belum cukup dan harus mengurangi alokasi APBN yang seharusnya bisa untuk membiayai pembangunan.

Ketiga, subsidi secara umum khususnya subsidi BBM dirasakan memberatkan pemerintah dan menjadi beban APBN sebab menyedot alokasi APBN. Padahal istilah subsidi BBM itu masih dipertanyakan. Soalnya, istilah subsidi itu seolah pemerintah mengeluarkan uang dari kantongnya untuk dibayarkan kepada rakyat atau untuk nomboki pembelian BBM. Banyak kalangan menilai istilah subsidi BBM itu tidak tepat sebab yang sebenarnya adalah berkurangnya potensi pemasukan kepada kas pemerintah yang berasal dari migas. Soalnya diasumsikan BBM itu dijual ke pasar internasional dengan harga pasar internasional. Namun karena BBM dijual di dalam negeri dengan harga murah di bawah harga pasar internasional, artinya ada potensi pemasukan yang hilang dan itulah yang dinamakan subsidi. Nah jika yang seperti itu dianggap memberatkan pemerintah dan membebani APBN, anehnya, pembayaran cicilan pokok dan bunga utang tidak pernah dianggap memberatkan pemerintah dan membebani APBN. Padahal
jumlahnya jauh lebih besar dari besaran subsidi. Dan pembayaran cicilan pokok dan bunga utang itu artinya uang benar-benar keluar dari kantong pemerintah, dan bukan hanya berkurangnya potensi pemasukan.

Keempat, pemerintah negeri ini begitu ngotot menaikkan harga BBM bersubsidi. Diantara alasannya adalah untuk penghematan. Jika harga BBM dinaikkan, penghematan bisa mencapai Rp 53 triliunan. Anehnya, pemerintah tidak terlihat ngotot menghilangkan anggaran-anggaran yang boros dan lebih berkesan kemewahan. Contohnya, anggaran kunjungan yang lebih bernuansa plesiran yang mencapai Rp 21 triliun, atau anggaran beli baju Presiden, Wapres, Gubernur, Wagub, Bupati/Walikota dan wakilnya, anggaran pembangunan atau renovasi gedung DPR yang sudah bagus, anggaran fasilitas bagi para pejabat, mobil dinas, dsb. Anehnya lagi, pemerintah tidak terlihat ngotot membenahi penggunaan anggaran yang selalu saja penyerapannya numpuk di akhir-akhir tahun yang kemudian rawan pemborosan, inefisiensi, tidak efektif dan rawan diselewengkan. Lebih aneh lagi, pemerintah juga tidak terlihat ngotot memberantas korupsi dan menyita harta koruptor termasuk mengejar uang negara yang
dikemplang dalam kasus Centruy, BLBI dan lainnya?

Kelima, pemerintah bekerja keras meyakinkan bahkan terkesan memaksa rakyat untuk memahami dan menerima rencana kenaikan harga BBM. Anehnya, pemerintah tidak terlihat bekerja keras atau bahkan memaksa kontraktor-kontraktor tambang dan migas agar bagian pemerintah lebih besar lagi atau untuk menaikkan royalti yang harus dibayarkan kepada pemerintah. Sekedar contoh, tak terlihat kerja keras dan paksaan pemerintah kepada PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk menaikkan royalti PTFI sekedar agar sesuai dengan ketentuan PP No 45/2003, yaitu royalti emas 3,75 persen, tembaga 4 persen dan perak 3,25 persen. Bayangkan saja, selama ini royalti yang diterima negara dari PTFI untuk emas 1%, untuk tembaga 1,5% (jika harga kurang dari US$ 0.9/pound) sampai 3.5% (jika harga US$ 1.1/pound) dan untuk perak 1,25 %. Hal yang kurang lebih sama juga terjadi pada kontrak karya atau kontrak bagi hasil pertambangan lainnya.

Keenam, Pemerintah berkeluh kesah dan merasa berat harus mensubsidi BBM untuk rakyat dengan jalan menjual BBM kepada rakyat di bawah harga internasional. Karenanya subsidi BBM harus dikurangi atau bahkan dihilangkan alias BBM harus dijual mengikuti harga pasar internasional. Dengan itu akan didapat penghematan Rp 53 triliunan pertahun. Menjual BBM kepada rakyat dengan harga murah dianggap pemerintah sebagai beban. Anehnya, gas dijual ke Cina dengan harga super murah, tapi pemerintah tidak pernah berkeluh kesah dan merasa berat.

Padahal menurut anggota BPH Migas, A. Qoyum Tjandranegara, potensi kerugian negara tahun 2006-2009 mencapai 410,4 T. Itu sama saja mensubsidi rakyat Cina Rp 100 triliunan lebih pertahun. Belum lagi ditambah kerugian tak langsungnya akibat PLN tidak bisa mendapat gas karena dijual ke luar negeri dan PLN harus memakai BBM yang harganya mahal sehingga PLN harus mengeluarkan biaya lebih banyak sekutar 37 triliun pertahun. Aneh sekali, pemerintah merasa sangat berat hati mensubsidi rakyatnya, pada saat yang sama pemerintah sama sekali tidak merasa berat bahkan merasa senang mensubsidi rakyat negara lain yaitu rakyat Cina."

(dikutip dari pidato, keynote speech, narasumber dan wawancara di berbagai acara)

*copas dari FB Satrio Arismunandar

readmore »»  

Bukti Lagi, LHI Tidak Menerima Uang Ahmad Fathanah! Tuduhan KPK Semakin Terbantahkan

Terdakwa suap pengurusan kuota impor daging sapi, Direktur PT Indoguna Utama, Aria Abdi Effendi, mengaku menyesal mengenal Ahmad Fathanah, orang dekat bekas Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq, dan Direktur PT Radina Niaga Mulia yang juga bekas Ketua Asosiasi Benih Indonesia, Elda Devianne Adiningrat alias Dati alias Bunda. 

Menurut Aria, PT IU merasa tertipu oleh Fathanah dan Elda. “Saya menyesal mengenal Ahmad Fathanah dan Elda yang menipu saya, mama saya (Maria Elisabeth Liman) dan om saya (Juard Effendi). Tidak ada maksud saya melanggar Undang-undang di Indonesia, apalagi Undang-undang Tindak Pidana Korupsi,” kata Aria saat membacakan Nota Pembelaan pada persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (19/6/2013). 

Dia mengatakan, gara-gara nila setitik rusak susu sebelanga. “Gara sumbangan mengantarkan saya masuk penjara. Kenal Ahmad Fathanah dan Elda, saya hidup menderita di penjara,” kata Aria. 

Aria menceritakan, pada saat pertemuan di Angus Steak House, Senayan City, tanggal 28 Januari 2013 malam, Fathanah meminta sumbangan Rp1 miliar untuk kegiatan kemanusiaan dan operasional perjalanan PKS ke daerah. 

Aria mengaku saat itu hendak menemani ibunya, Maria, makan malam di Angus Steak. “Kami setujui untuk Corporate Social Responsibility perusahaan kami,” katanya. 

Pada 29 Januari 2013, di Kantor PT IU, kemudian sumbangan atau CSR Rp1 miliar itu diberikan secara tunai kepada Ahmad Fathanah. 


Namun, kata Aria, dalam persidangan baru tahu ternyata uang itu digunakan untuk kepentingan pribadi Fathanah. “Bahkan dalam persidangan Ahmad Fathanah mengakui hanya mencari kesempatan dalam kesempitan,” katanya.
Ia mengatakan, pada 10 Januari 2013, diberi pula uang untuk Elda sebesar Rp300 juta melalui anak buah Elda, Jerry Roger. 

Menurut Aria, uang itu diberikan karena Elda meminta kepada Maria untuk uang jasa setelah bekerja dua hingga tiga bulan membantu pengurusan tambahan kuota impor. 

Belakangan, Aria mengaku baru tahu bahwa uang itu kemudian diberikan ke Fathanah. Atas perintah Fathanah, sambung Aria, uang itu diberikan kepada Rony terkait proyek PLTS. 

Nah, Aria menyesalkan, karena sumbangan kemanusiaan Rp 1 miliar itu telah mengantarkannya masuk penjara yang tak pernah terpikirkan selama hidupnya.
 
Awal pertama tertangkapnya Ahmad Fathanah (AF), ia mengaku bahwa uang 1 milyar akan ia kasihkan kepada LHI. Dari pengakuan AF ini, LHI langsung ditangkap saat berada di DPP PKS dengan tuduhan Penyalahgunaan kekuasaan dan menerima suap hingga akhirnya berubah tuduhannya menjadi TPPU. 

Pengakuan AF langsung direspon oleh KPK, dengan menangkap LHI. Akan tetapi pengakuan Nazaruddin yang merupakan bendahara umum Partai Demokrat malah tidak direspon cepat oleh KPK. 

Fakta persidangan sudah jelas bahwa LHI tidak menerima uang dari AF. Dan uang 1 milyar yang dikatakan AF untuk LHI ternyata tidak pernah sampai pada LHI. Bukti Konspirasi menjatuhkan PKS semakin lama akhirnya terkuat.




Sumber: beritaparpol/suaranews

readmore »»  

Tuduhan KPK Semakin Terbantahkan, Inilah Bukti Baru Bahwa LHI Tidak Menerima Uang Fathanah

KabarPKS.com - Jakarta - Terdakwa suap pengurusan kuota impor daging sapi, Direktur PT Indoguna Utama, Aria Abdi Effendi, mengaku menyesal mengenal Ahmad Fathanah, orang dekat bekas Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq, dan Direktur PT Radina Niaga Mulia yang juga bekas Ketua Asosiasi Benih Indonesia, Elda Devianne Adiningrat alias Dati alias Bunda.
Menurut Aria, PT IU merasa tertipu oleh Fathanah dan Elda. “Saya menyesal mengenal Ahmad Fathanah dan Elda yang menipu saya, mama saya (Maria Elisabeth Liman) dan om saya (Juard Effendi). Tidak ada maksud saya melanggar Undang-undang di Indonesia, apalagi Undang-undang Tindak Pidana Korupsi,” kata Aria saat membacakan Nota Pembelaan pada persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (19/6/2013).
Dia mengatakan, gara-gara nila setitik rusak susu sebelanga. “Gara sumbangan mengantarkan saya masuk penjara. Kenal Ahmad Fathanah dan Elda, saya hidup menderita di penjara,” kata Aria.
Aria menceritakan, pada saat pertemuan di Angus Steak House, Senayan City, tanggal 28 Januari 2013 malam, Fathanah meminta sumbangan Rp1 miliar untuk kegiatan kemanusiaan dan operasional perjalanan PKS ke daerah.
Aria mengaku saat itu hendak menemani ibunya, Maria, makan malam di Angus Steak. “Kami setujui untuk Corporate Social Responsibility perusahaan kami,” katanya.
Pada 29 Januari 2013, di Kantor PT IU, kemudian sumbangan atau CSR Rp1 miliar itu diberikan secara tunai kepada Ahmad Fathanah.
Namun, kata Aria, dalam persidangan baru tahu ternyata uang itu digunakan untuk kepentingan pribadi Fathanah. “Bahkan dalam persidangan Ahmad Fathanah mengakui hanya mencari kesempatan dalam kesempitan,” katanya.
Ia mengatakan, pada 10 Januari 2013, diberi pula uang untuk Elda sebesar Rp300 juta melalui anak buah Elda, Jerry Roger.
Menurut Aria, uang itu diberikan karena Elda meminta kepada Maria untuk uang jasa setelah bekerja dua hingga tiga bulan membantu pengurusan tambahan kuota impor.
Belakangan, Aria mengaku baru tahu bahwa uang itu kemudian diberikan ke Fathanah. Atas perintah Fathanah, sambung Aria, uang itu diberikan kepada Rony terkait proyek PLTS.
Nah, Aria menyesalkan, karena sumbangan kemanusiaan Rp 1 miliar itu telah mengantarkannya masuk penjara yang tak pernah terpikirkan selama hidupnya.
Awal pertama tertangkapnya Ahmad Fathanah (AF), ia mengaku bahwa uang 1 milyar akan ia kasihkan kepada LHI. Dari pengakuan AF ini, LHI langsung ditangkap saat berada di DPP PKS dengan tuduhan Penyalahgunaan kekuasaan dan menerima suap hingga akhirnya berubah tuduhannya menjadi TPPU.
Pengakuan AF langsung direspon oleh KPK, dengan menangkap LHI. Akan tetapi pengakuan Nazaruddin yang merupakan bendahara umum Partai Demokrat malah tidak direspon cepat oleh KPK.
Fakta persidangan sudah jelas bahwa LHI tidak menerima uang dari AF. Dan uang 1 milyar yang dikatakan AF untuk LHI ternyata tidak pernah sampai pada LHI. Bukti Konspirasi menjatuhkan PKS semakin lama akhirnya terkuat. (islamedia)

readmore »»  

KPK Salah Panggil Saksi Kasus Dugaan Suap Impor Daging Sapi


Kompasiana.com Inilah rekor tersingkat pemeriksaan saksi oleh KPK. Sekjen DPR RI Winantuningtyastiti pagi ini dipanggil KPK sebagai saksi untuk tersangka kasus dugaan suap impor daging sapi, Maria Elizabeth Liman Direktur Utama PT Indoguna Utama. Kurang dari satu jam, Winantuningtyastiti sudah melenggang keluar dari ruang penyidik KPK, padahal ada 24 pertanyaan yang diajukan oleh penyidik. Bayangkan, jawaban seperti apa untuk pertanyaan sebanyak itu yang diselesaikan hanya dalam waktu kurang dari 1 jam. Tentulah berupa jawaban minimalis untuk pertanyaan dengan tipe close question. Ternyata benar, hampir seluruh pertanyaan tersebut hanya bisa dijawab dengan “tidak tahu” oleh Winantuningtyastiti.

Lantaran itu, Titi mengaku bingung. Sebab, dirinya tak pernah mengurus dan berkaitan dengan perkara yang menyeret Luthfi dan Maria. “Ya itu hubungan Maria Elizabeth dengan impor daging. Padahal saya tidak kenal beliau,” tutupnya.(metronews.com, 18/6/2013)

Dia menuturkan, tidak pernah mengenal Maria Elizabeth apalagi berhubungan. Tak hanya itu Winantuningtyastiti juga mengaku tidak mengetahui apakah Maria ada hubungan dengan mantan Presiden PKS Luthfi. “Itu juga saya tidak tahu. Saya tidak berhubungan dan tidak pernah berkaitan apapun,” ucapnya. [mvi] (inilah.com, 18/6/2013)

Winantuningtyastiti mengakui bahwa dia juga ditanya penyidik mengenai peran mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq.

“Rata-rata ditanya kaitannya tentang impor daging itu dengan Pak Luthfi. Nah saya tidak tahu,” ujar Winantuningtyastiti di Gedung KPK, Selasa (18/6/2013).

Hal ini menunjukkan bahwa KPK sebenarnya masih belum punya bukti yang cukup bagi tersangka LHI, padahal sudah dilimpahkan ke penuntutan dan sepekan lagi akan di sidang. Semestinya KPK sudah memiliki konstruksi yang utuh untuk perkara ini, sehingga semua terdakwa bisa disidang dalam satu paket.

Ketidaksiapan KPK juga tergambar pada sidang kasus ini di pengadilan Tipikor untuk terdakwa, Juard dan Arya. KPK tampaknya tidak membekali jaksa penuntut dengan bukti yang valid. Walhasil jaksa lebih banyak beropini, bahkan melakukan manipulasi dalam surat dakwaan, sebagaimana berikut ini:

“Ahmad lalu menghubungi Luthfi dan mengatakan duit pemberian dari Maria sudah diterima. Fathanah juga mengatakan, ‘Ustad bisa bertemu nanti malam? Ini penting. Sangat menguntungkan.’ Luthfi menjawab, ‘Iya, iya nanti. Ana lagi di atas panggung, lagi seminar’,” lanjut Jaksa Rum (jpnn.com, Rabu, 12 Juni 2013).

Demikian penafsiran jaksa atas bukti rekaman pembicaraan AF dan LHI. Sekarang simaklah transkrip lengkap pembicaraan tersebut, apakah benar Ahmad menghubungi Luthfi dan mengatakan duit pemberian dari Maria sudah diterima.

3535 (Ahmad): Malaikum Akh, haloo
0797 (Luthfi): Ya..ya..
3535: Ke mana antum entar malam?
0797: Ada
3535: Aaa?
0797: Ada..ada..
3535: Ada di anu? Di kantor?
0797: Eeee.. sama dateng mau ngajak, mau ngajak makan sama-sama Ibu Erna (menurut LHI, maksudnya Ibu ana-pen)
3535: Duh, ajak-ajak ke itu, ke anu yuk, ke ini, ke Senayan itu loh
0797: Jam sembilan malam, susah nih
3535: Aaa?
0797: Jam sembilan malem, susah…
3535: Oo.. jadi makan di mana?
0797: Ya nanti SMS-an
3535: Ya udah
0797: Ya.. ada yang baru?
3535: Ada..tapi masih di Medan, kau suruh upik ambil apa dibantu sama Saud, tuh baru bisa keluar. Trus saya itu..apa..ee..Ibu EL itu
0797: Ya ya..nanti
3535: Aa?
0797: Ya ya nanti, ane lagi di seminar
3535: Entar..entar malam..ada penting banget juga akh, uhh sangat menguntungkan
0797: Yaa, anu.. lagi di seminar ini.. nanti malam
3535: Thayib akh, ana tungguin, ana ud.. abis MRI, kemarin..saya lihat hasilnya hari ini..ana masih di RSPP
0797: Anu..lagi di seminar..lagi di seminar..di atas panggung
3535: Rumah sakit pertamina, thoyib akh..
0797: Ana lagi di atas panggung ini..
3535: Khair.. jadi artis lagi..

Percakapan selesai. (detik.com, 17/5/2013)

Pada rangkaian pembicaraan di atas, jelas bahwa sama sekali tidak ada pernyataan Ahmad kepada LHI bahwa “duit pemberian dari Maria sudah diterima”, sebagaimana didakwakan jaksa. Nyatalah adanya manipulasi oleh jaksa dalam menulis surat dakwaan.

Benarkah tafsir jaksa bahwa seolah-olah LHI mengiyakan untuk bertemu Ahmad (untuk melakukan serah terima uang). Transkrip pembicaraan tidak menunjukkan indikasi bahwa sebelumnya mereka telah membuat janji untuk bertemu, yakni dengan asumsi AF diutus mengambil uang oleh LHI dan beliau dalam posisi menunggu atau bersiap untuk menerimanya.

Pernyataan LHI, “Ya ya nanti, ane lagi di seminar”, tidak bisa dimaknai tunggal, yakni “iya” untuk bertemu, tapi bisa pula berarti “iya” untuk dihubungi lagi nanti, dan bisa pula diartikan hanya sebagai kata-kata pemutus pembicaraan saja karena beliau sedang sibuk. Faktanya LHI memang sedang di atas panggung, suasana bising, tentunya tidak kondusif. Bahkan LHI jelas menyatakan keberatan untuk bertemu karena kesibukan tersebut dan waktu yang sudah terlalu malam.

Adapun pernyataan AF, “Entar..entar malam..ada penting banget juga akh, uhh sangat menguntungkan”, justru menunjukkan bahwa AF sebenarnya hendak mengabarkan/menawarkan sebuah informasi baru. Kalimat tersebut tidak mengindikasikan suatu hal yang sebelumnya sudah mereka rencanakan, misalnya penerimaan uang Rp. 1 milyar, sebagaimana yang disangkakan jaksa.

Rekaman percakapan di atas juga bisa menjelaskan kenapa malam itu penyidik KPK langsung menangkap AF tanpa menunggu bertemu LHI. Hal ini tentu setelah penyidik KPK meyakini bahwa AF tidak akan bertemu LHI malam itu, mengingat LHI yang sedang sibuk dan keberatan untuk ditemui. Sementara itu AF ternyata juga telah memilih acara lain, yakni menghabiskan malam bersama Maharani.

Dengan demikian, jika jaksa KPK jujur, sebenarnya KPK tidak punya bukti bahwa LHI tidak menerima uang karena terhalang. Bisa jadi penyidik KPK tetap mengeksekusi penangkapan AF karena instruksi pimpinan yang berkeyakinan LHI sudah cukup dijerat dengan mengandalkan delik trading in influence.

Uniknya, Jaksa malah menuduh terdakwa dan para saksi, telah berdusta. Hal ini dilontarkan jaksa KPK tersebut lantaran BAP Ahmad Fathanah telah bocor dan diduga dibaca para terdakwa. Jaksa tidak selayaknya hanya beropini, sebagai pihak yang menuduh, jaksa tentu harus mampu membuktikan tuduhannya.

Ketidakcermatan atau bisa jadi ketidakjujuran Jaksa, berlanjut dalam hal jumlah uang suap yang didakwakan.

“Terdakwa telah memberikan sesuatu berupa uang yang seluruhnya berjumlah Rp 1,3 miliar kepada Fathanah sebagai perantara untuk keperluan Luthfi yang menjabat anggota Komisi I DPR dan Presiden PKS terkait penambahan kuota impor daging sapi,” ucap jaksa M Rum (Kompas, Rabu, 12 Juni 2013).

Sayangnya, jaksa penuntut umum tidak menerangkan secara jelas dan jujur kronologis uang tersebut yang dilakukan melalui dua kali pemberian, yakni pertama Rp. 300 juta dan kedua Rp. 1 milyar.

Pertama, uang Rp.300 juta.
Menurut kesaksian AF, uang tersebut dia ambil untuk kepentingannya sendiri. Sementara itu jaksa tidak memiliki bukti bahwa uang tersebut sampai ke tangan LHI.

“Saya desak Elda untuk membantu Safari Dakwah, Rp300 juta. Waktu bertemu Ustadz Luthfi, saya bilang ada bantuan, tapi tidak ditanggapi. Uang itu saya ambil kembali, saya pakai sendiri,” kata Ahmad Fathanah dalam kesaksiannya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Selatan, Jumat (okezone.com,16/5/2013).

Jika jaksa jujur mengakui tidak punya bukti, tentu uang Rp. 300 juta tersebut tidak bisa disangkakan tertuju untuk LHI.

Kedua, uang Rp. 1 milyar.
Faktanya, bahagian dari uang tersebut sebesar Rp.10 juta jelas diberikan AF kepada Maharani, Rp. 10 juta lagi masuk kantong AF, sisanya sebesar Rp. 980 juta disita oleh KPK.

Sampai di sini, jelas dakwaan jaksa tidak cermat dan tidak jujur dalam hal jumlah uang yang layak disangkakan terhadap LHI. Padahal syarat materiil dakwaan sebagaimana disebutkan dalam Undang-undang pasal 143 KUHAP, bahwa surat dakwaan harus disusun dengan jelas, lengkap dan cermat.

Selanjutnya, untuk sisa uang sejumlah Rp. 980 juta, apakah benar ditujukan dan akan diterima oleh LHI, namun tidak sampai karena terhalang ?.

Untuk itu jaksa harus mampu membuktikan bahwa proses memberi dan menerima janji benar-benar telah terjadi. Bukti bisa dikatakan valid jika menunjukkan secara jelas akad yang dimaksud, yakni semacam ijab-qabul antara pihak yang memberi dan menerima janji. Sejauh ini jaksa KPK tidak memiliki bukti, kecuali pernyataan sepihak AF di dalam rekaman yang tidak dikomfirmasi oleh LHI. Jaksa hanya mengandalkan persepsi dan analisis semata.

Ketidaksiapan KPK juga terlihat dalam penggunaan pasal-pasal. Tim jaksa KPK mendakwa Juard dan Arya telah melanggar Pasal 5 Ayat 1 Huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP. Untuk itu Jaksa meminta majelis hakim menghukum kedua terdakwa dengan pidana penjara selama 4 tahun 6 bulan dan denda Rp200 juta subsidair empat bulan.

Berikut ini substansi korupsi pada Pasal 5 ayat 1b yang dimaksud:

“memberi sesuatu kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara karena atau berhubungan dengan sesuatu yang bertentangan dengan kewajiban, dilakukan atau tidak dilakukan dalam jabatannya”

Terdapat lima unsur yang menjadi rukun bagi terpenuhinya tindak pidana korupsi menurut pasal tersebut, yakni:
1. Setiap orang
2. Memberi sesuatu
3. Pegawai negeri atau penyelenggara negara
4. Dengan maksud supaya berbuat atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya
5. Bertentangan dengan kewajibannya

Pasal 13 mempertegas lagi keterkaitan antara jabatan dengan wewenang untuk bisa dikategorikan sebagai perbuatan korupsi, sebagai berikut:

“Setiap orang yang memberi hadiah atau janji kepada pegawai negeri dengan mengingat kekuasaan atau wewenang yang melekat pada jabatan atau kedudukannya, atau oleh pemberi hadiah atau janji dianggap melekat pada jabatan atau kedudukan tersebut”.

Jaksa KPK secara sadar menyebut posisi LHI sebagai anggota komisi I DPR.
Sebagaimana dinyatakan dua saksi ahli di persidangan, maupun pendapat jumhur pakar hukum di banyak media, bahwa dalam hal ini jabatan LHI di komisi I tidak berhubungan dengan impor daging dan bukan pula mitra kerja Kementan. Bahkan masalah kuota impor daging, bukanlah domain DPR. Maka, unsur korupsi poin ke 4 dan ke 5 pada pasal tersebut jelas belum terpenuhi. Artinya, jika jaksa bersikap jujur, pasal 5 tidak memenuhi syarat untuk kasus ini.

Adapun jika jaksa mendakwa LHI telah menyalahgunakan jabatan sebagai presiden PKS, maka jabatan presiden partai menurut pendapat dua saksi ahli maupun pakar hukum lainnya, bukanlah penyelenggara negara. Artinya, jika jaksa jujur, pasal 5 (maupun pasal 13) tidak bisa dipakai karena unsur ke 3 tidak terpenuhi.

Barangkali benar sinyalemen penasehat hukum terdakwa, Bambang Hartono, berikut ini:
“Yang saya dengar sih KPK masih coba-coba menerapkan delik itu (trading influence, red). Karena di Indonesia memang belum diterapkan,” ujar Bambang. (jpnn.com, Rabu, 12 Juni 2013).

Jika demikian, apa dasar hukum bagi jaksa menuntut terdakwa dengan ganjaran 4 tahun 6 bulan dan denda?.
Trading in influence belum ada undang-undangnya. Jika jaksa jujur, tentu tidak relevan menggunakan pasal 5 untuk menetapkan sangsi hukumnya, yakni maksimal lima tahun penjara.

Pembuktian dalam Hukum Pidana

Pasal 183 KUHAP menyebutkan: ” hakim tidak boleh menjatuhkan pidana kepada seseorang kecuali apabila dengan sekurang-kurangnya dua alat bukti yang sah Ia memperoleh keyakinan bahwa suatu tindak pidana benar-benar terjadi dan bahwa terdakwalah yang bersalah melakukannya”.

Jenis-jenis alat bukti yang sah menurut hukum, tertuang dalam Pasal 184 ayat (1) yaitu:
1. keterangan saksi;
2. keterangan ahli;
3. surat;
4. petunjuk; dan
5. keterangan terdakwa.

Baik keterangan saksi, keterangan saksi ahli, dan keterangan terdakwa pada kasus impor daging, semuanya menepis tuduhan jaksa. Adapun petunjuk yang dimiliki KPK masih sangat samar dan tidak cukup valid untuk menjerat terdakwa. Padahal KPK melalui jubirnya, Johan Budi, sebelumnya menyatakan bahwa KPK memiliki dua alat bukti yang “firm” untuk kasus impor daging ini. Jujurkah KPK dalam hal ini, mana dari kelima alat bukti yang sah menurut undang-undang tersebut, dianggap “firm” oleh KPK ?.

Bahwa jaksa berpendapat LHI melakukan perbuatan yang cukup aktif bersama-sama Fathanah guna mendukung kepentingan PT Indoguna dalam mendapatkan persetujuan penambahan kuota impor daging, tentunya pembuktian kebenaran materiil pidana korupsi tidak cukup hanya dengan opini dan analisis.

Bagaimana bisa dikatakan telah terjadi pidana korupsi, jika jaksa tidak punya bukti LHI telah menerima uang dari terdakwa atau tidak menerima karena terhalang oleh penangkapan AF. Jaksa juga tidak punya bukti adanya akad pemberian dan penerimaan janji antara terdakwa dan seorang penyelenggaran Negara.

Prof. Romli mensinyalir KPK akan kesulitan dalam kasus impor daging dan tanda-tanda itu telah nampak.

readmore »»  

Kamis, 30 Mei 2013

KEADILAN BAGI PARTAI KEADILAN SEJAHTERA

Oleh : Yudi Latif, Ph.D*

“Keadilan adalah kebenaran dalam tindakan." Ungkapan Benjamin Disraeli itu bisa menjadi panduan bagi para penegak hukum dalam menjalankan tugasnya. Dalam tuntutan untuk menjalankan kebenaran dalam tindakan itu, penegak hukum, seperti digariskan oleh Magna Charta "Tidak pada siapa pun akan menjual, atau menolak, atau menunda hak atau keadilan."

Bagi penegak hukum, bertindak benar berarti melihat masalah dari sudut pandang hukum dan keadilan. Penegak hukum yang benar akan melihat politik sebagai masalah hukum-keadilan, bukan melihat hukum-keadilan sebagai masalah politik. Ketika hukum-keadilan dipandang sebagai masalah politik, penegakan hukum menjadi masalah selera dan kepentingan; bisa dijual kepada yang kuat, bisa disangkal kepada yang lemah, bisa ditunda kepada yang bisa tawar-menawar. Buahnya adalah ketidakadilan.

Tendensi seperti itu sangat mencemaskan bila tebersit dari perilaku Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjadi tumpuan harapan rakyat. Dalam kasus mega-korupsi dengan bobot politik yang tinggi seperti skandal Bank Century, KPK bertindak kelewat lambat, terkesan menjadikan masalah hukum sebagai masalah politik dengan "menjual" keadilan kepada yang kuat. Dalam kasus dugaan korupsi impor daging sapi, KPK malah bertindak kelewat bersemangat melampaui batas, dengan menjadikan masalah "kelamin" yang berdimensi politis sebagai masalah hukum.

KPK harus bertindak atas dasar realitas hukum. Tak peduli ulama dan partai Islam sekalipun, jika fakta hukumnya terbukti melakukan tindakan korupsi, sudah seharusnya mendapatkan hukuman. Namun, KPK tidak boleh bertindak atas dasar hiper-realitas, menghukum orang/institusi dengan fakta nonhukum; lewat rekayasa kesan (impression management) untuk menghukum orang/institusi dengan persepsi publik. Apalagi, jika pengelolaan kesan ini menabrak kepatutan etis, political corectness, yang dapat melecehkan jenis kelamin tertentu atau menghancurkan reputasi dan masa depan orang yang belum tentu bersalah.

Asas keadilan menyatakan, "Jangan sampai kebencianmu pada suatu kaum membuatmu berbuat tidak adil." Dengan tindakan KPK yang melampaui batas, individu atau partai yang pantas mendapat hukuman publik karena perbuatan korupsinya bisa saja justru mendapatkan simpati publik. Jika itu yang terjadi, KPK gagal menegakkan hukum karena hukuman harus melahirkan efek jera dan disosiasi publik kepada yang bersalah, bukan efek simpati publik.

Apa yang tebersit dari perangai KPK beserta perluasan kejahatan korupsi yang ditanganinya itu sesungguhnya sekadar puncak gunung es dari krisis yang lebih mendalam, yakni lemahnya kekuatan "melek moral" (moral literacy) pada bangsa ini. Peningkatan semangat beribadah dan rumah peribadatan serta perkembangbiakan undang-undang tidak disertai oleh penguatan sensitivitas pada nilai-nilai etika-moralitas.

Rendahnya tingkat melek moral ini membuat bangsa Indonesia kekurangan rasa malu dan rasa kepantasan sehingga ambang batas moral semakin tipis. Dalam kehidupan publik yang sehat ada banyak hal yang tak bisa dibeli dengan uang. Namun, dalam kenyataan hari ini, cuma sedikit yang masih tersisa. Hampir semua hal cenderung dikonversikan dengan nilai uang.

Memberi harga pada institusi-institusi kebajikan publik mengandung daya korosif dan koruptif bagi perkembangan bangsa. Hal itu karena uang (pasar) bukan saja mengalokasikan barang tetapi juga memengaruhi sikap manusia dan nilai barang yang diperjualbelikan. Melelang bangku sekolah kepada pembayar tertinggi memang bisa meningkatkan keuntungan, tetapi juga melunturkan integritas dunia persekolahan dan nilai ijazahnya serta merusak prinsip kesetaraan meritokratis. Menyewakan "kenyamanan" sel tahanan kepada koruptor berduit tidak bisa diterima karena tahanan bukanlah tempat pelesiran, melainkan tempat hukuman-rehabilitasi sosial. Memberi kenyamanan kepada tahanan menempatkan kejahatan sebagai sesuatu yang mulia.

Pilihan politik bukan untuk diperjualbelikan. Kewajiban kewargaan tidak sepatutnya dianggap sebagai properti perseorangan yang bisa dijual, tetapi harus dipandang sebagai pertanggungjawaban publik. Menjual hak pilih menjadikan urusan publik dikendalikan kekuatan privat. Ayat-ayat kitab suci bukan untuk diperjualbelikan karena pemanipulasian pesan-pesan keilahian bagi kepentingan murahan mencerminkan korupsi terdalam terhadap sumber moralitas. Sebab, hal itu akan membuat warga kehilangan kepercayaan kepada apa pun dan siapa pun.

Tanpa basis moral kuat, negara hukum menyimpan banyak kemungkinan kebuntuan karena konstitusi kita memberikan kepercayaan besar kepada moral penyelenggara negara. Pokok pikiran keempat Pembukaan UUD 1945 menyebutkan, "Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab mewajibkan pemerintah dan penyelenggara negara lainnya untuk memelihara budi pekerti kemanusiaan yang luhur dan memegang teguh cita-cita moral rakyat yang luhur." Profesor Soepomo mengatakan, “Sudah tentu orang-orang menjadi Staatman, menjadi pegawai negara yang begitu tinggi harus mempunyai perasaan tanggung jawab, bukan saja kepada diri sendiri, akan tetapi juga kepada umum."

Krisis penyelenggaraan negara kini terletak pada krisis moral. Krisis moral penyelenggara negara itu mencerminkan rendahnya tingkat literasi moral di masyarakat. Bangkit dari keterpurukan harus dimulai dari gerakan "keutamaan budi", Budi Utomo. Itulah khitah sejarah kebangkitan kita! [pkspiyungan.org]

*Sumber: KOMPAS cetak (28/5/2013) hal. 15
*Biografi : yudilatif.wordpress.com/
readmore »»  

Senin, 27 Mei 2013

Manakah yang akan kita urus terlebih dahulu?

Dari segi bisnis, bila kita punya piutang 10juta dan 1000juta. Manakah yang akan kita urus terlebih dahulu?
Tentu yang 1000juta.

Berarti kita urus yang paling besar sekali, bukan piutang ang kecil kan. Nah kalau KPK terbalik....

Uang yang satu 1milyar yang diurus, sementara yang 6.000 (Enam ribu) milyar tdk digubris, kalau pun digubris sangat jauh panggang dari api.

Apa pegawai KPK tdk belajar bisnis atau belajar hitung hitungan matematika sederhana?

Entahlah saya gak tahu.....

Kalau Kasus 6000milyar jelas uang negara, sedangkan yang satu milyar itu perusahaan.

Semoga teman teman semua sukses bisnis nya dunia akhirat, jadi orang kaya yang banyak amalnya. Jadi kalau kita kaya anak anak kita bisa punya pendidikan tinggi. Anak kita tdk perlu korupsi utk kehidupan nya nanti.....

Untuk jadi kaya mulai ah punya bisnis :D

Wassalam
Afrizal
Pengusaha

readmore »»  

Rabu, 22 Mei 2013

Lihat lebih dalam

dalam posisi semacam ini, nurani saya terasa terkoyak. Ambil saja perandaiannya begini :
"Semua tuduhan KPK pada beberapa elit PKS benar. Lantas mereka memang melakukan apa yang selama ini dituduhkan."

Apakah, kita -- yang katanya mengaku muslim -- berhak mencaci maki mereka seolah melakukan dosa yang tidak mungkin diampunkan?

Dan mengapa kemudian 'ada tuntutan' PKS sebagai partai politik harus dibubarkan? Apakah kader2 PKS itu juga melakukan semua kebusukan sebagaimana yang dituduhkan pada elit2 mereka?

Saya memang anti partai politik dan cenderung GOLPUT, tapi mengamati banyaknya kalangan MUSLIM yang justru turut serta menghakimi para elit PKS dan mendiskritkan PKS sebagai sebuah lembaga yang bobrok, tentu saya bertanya-tanya apakah anda itu yakin tidak punya AIB dan DOSA? Sebegitu benci, hasad, dan ghil-nya anda pada saudara anda sendiri?

Atau saat ini adalah waktu yang tepat buat kalian untuk MELEPASKAN SYAHWAT AMARAH dan DENDAM KESUMAT?

Andai, saat ini anda-lah yang sedang terperangkap dalam 'intrik' ini, apa sikap anda? Saya sih tak ambil pusing, mau PKS bubar atau para elitnya harus mendekam dipenjara akibat ulah mereka, namun KEGIRANGAN atas KESUSAHAN saudaranya sesama muslim membuat saya harus menelan ludah kegetiran, betapa buruknya kita dalam memahami dan mengamalkan anjuran NABI tentang Al-Mu'minun kal jasadil wahid dan ukhueah Islamiyah itu....

Saya hanya berupaya membayangkan, andai semua yang dituduhkan itu dusta dan fitnah belaka, sedang PKS berada di pihak yang BENAR, apakah kalian akan menjilat ludah yang sudah dicampakkan itu?.....

Semoga kalian tetap bersabar dan tabah, ya teman2 PKS... salam ukhuwah Islamiyah dari saya, the Golputer....

readmore »»  

Selasa, 21 Mei 2013

PKS, Bubarkan Saja?

By: Nandang Burhanudin


Nama Margono, sang penelepon itu cukup menggema. Mengaku sebagai kader PKS yang kecewa dan mengultimatum tidak mencoblos PKS lagi di Pemilu 2014.

Ustadz Mashadi, sosok yang dikenali sebagai pendiri PK cikal bakal PKS mendesak agar PKS membubarkan diri.

Setali tiga uang, para mantan kader PKS menjadikan sosmed Fesbuk, Twitter, pengajian, dll untuk mengungkapkan pengalaman mereka di masa lalu. Tanpa tedeng aling-aling, makin hari semakin menelanjangi aib-aib rumah tangga internal PKS.

Sungguh, kasus LHI begitu dahsyat menggiring opini publik. Hingga hujatan bermunculan, mulai yang mencibir hingga melempar tuduhan: LHI koruptor
ulung! Hobi main perempuan! KH. Hilmi Aminudin adalah Godfather! Anis Matta adalah da'i borjuis! Sudah bubarkan saja sana! Duh, ini kader-kader kok mau-maunya dimanfaatkan para pemimpin yang sudah lupa diri! Dasar muayyid (pendukung PKS level muda) dungu! Sungguh mereka orang-orang ta'ashhub! Bahkan ada juga yang mengatakan, "Begundal-begundal demoKERAsi!" Seakan ingin puas hati saat menjuluki
pendukung PKS sebagai KERA!

Namun, kader-kader militan tetap bergeming. Bagi kader-kader militan, kasus LHI hanyalah serpihan dari agenda besar membonsai kekuatan politik Islam atau yang berbasis massa Islam. Mari lawan konspirasi! Itulah statement kader-kader anak bawang yang ada di bawah!

Bagi saya, kasus LHI ini memberikan pelajaran berarti. Salah satunya adalah, makin terpetakan pola-pola pemikiran dan sikap politik negeri ini.

1. Tipe Pragmatis.

Dalam percaturan politik, orientasinya adalah hasil. Yang tiada lain adalah kekuasaan. Ada benarnya adagium yang mengatakan, berpolitik itu seperti orang masuk toilet. Bau saat di luar. Melangkah begitu hati-hati takut terpeleset. Menutup hidung. Namun ketika sudah masuk dan melakukan transaksi hajat, semua bau dan kehati-hatian itu menjadi tak begitu terasa.

Bagi saya, seiring dengan open mind dari kebijakan dakwah untuk membuka diri, maka PKS pun memang tidak steril dari tipe-tipe pragmatis. Tipe yang berjuang bukan karena idealisme, namun karena ada interes pribadi yang mungkin bisa ia raih saat bergabung dengan PKS. Ini adalah realitas. Kepada kader-kader dakwah, jangan pernah menapikan hal ini. Tipe-tipe inilah yang berdemo saat mendapat urutan nomor
buncit di pencalonan DPRD, DPRRI. Atau marah jika tidak dicalonkan kembali. Atau menonjol-nonjolkan diri sebagai orang yang "paling layak" menerima amanat.

Mengapa masih tidak steril? Karena sistem pengawasan internal PKS pun terlalu sulit menilai seseorang dari niat di lubuk hati. Karena prinsip yang digunakan adalah: Nahkum bidzzhawahir (menghukumi apa yang nampak di permukaan). Sedang yang di dalam hati, diserahkan semua kepada Allah.

2. Tipe Narsis

Tipe narsis biasanya sulit untuk belajar memperbaiki diri, apalagi mengubah persepsi. Baginya, pengalaman masa lalu saat bersinggungan dengan masalah-masalah di PKS, sudah FINAL. Ia enggan bersikap seperti TUKANG JAHIT. Selalu berhusnuzhan, bahwa selalu ada perubahan paradigma baru. Dirinya merasa memiliki status sosial (ilmu, pendukung, pengaruh, dll) yang lebih tinggi dari orang lain. Tipe narsis biasanya juga sulit untuk bekerjasama dalam tim. Tipe narsis biasanya sangat menarik dan terlihat baik saat menyampaikan nasihat atau teguran. Ia mengatakan demi perbaikan-maslahat-nasihat, namun pada hakikatnya lebih ingin menonjolkan diri sebagai The Special One.

Tipe ini menutup diri seputar teori konspirasi, spywar/spytrap. Malah ia tanpa sadar turut mematahkan semangat para kader yang jumlahnya lebih banyak yang tulus daripada yang berakal bulus. Cara mengetahui orang yang memiliki sifat ini adalah dengan melihat bahasa lisan maupun bahasa tulisan.

Orang yang memiliki sifat narsis biasanya sering meninggikan status dirinya, sedikit arogan. Dalam dunia bisnis, cara mengetahui tipe ini adalah dengan memberi pertanyaan tentang pengalaman kerjasama tim yang pernah mereka jalani dan bagaimana pendapat mereka tentang rekan kerjasama mereka. Apabila mereka merendah-rendahkan rekan kerja yang lain, maka kita bisa lebih sedikit berhati-hati menghadapi tipe ini.

3. Tipe Malas bersosial

Tipe malas bersosial cenderung lebih pasif jika dibandingkan dengan tipe narsis, tapi sifat malas untuk berinteraksi dengan orang lain sangatlah membahayakan entitas dakwah ini. Biasanya tipe-tipe yang malas berinteraksi sosial inilah yang rawan terkena penyakit: sibuk mengkritik-tanpa mampu memberi solusi. Lantang menyalah-nyalahkan, tanpa berbuat nyata. Tipe-tipe ini sangat rawan dan menjadi bidikan media.

Saya yakin, tipe ini adalah tipe orang-orang shalih. Namun kurang produktif bersosial dengan masyarakat sekitar. Ia cenderung ekslusif. Saat PKS dibully, ia pun malah menghilang dari peredaran. Ia menganggap, semua orang membenci PKS dan tentu membenci dirinya.

Padahal, nun tak jauh dekat rumahnya, ada kader seperti dirinya yang masih blusukan ke sana ke mari. Sibuk menjadi takmir masjid, baksos, aktif jalan santai, aktif kerja bakti, ia tak terlalu merasakan cibiran dari masyarakat yang ia temui.

4. Tipe hyper-emosional

Tipe ini cenderung lebih pesimistik, banyak mengeluh dan tidak mudah menerima kenyataan. Ia menganggap para pengurus PKS sebagai manusia setengah dewa. Tidak boleh terpeleset, apalagi salah. Tuntutan kepada kader-kader PKS adalah:
==> Tidak boleh kaya, karena kaya menjauhkan dari zuhud.
==> Tidak boleh memiliki fasilitas publik sebagai pejabat, karena rakyat masih banyak yang miskin.
==> Tidak boleh memberikan penjelasan atau klarifikasi, karena itu mirip apologi.

Bagi tipe ini, TIDAK BOLEH bagi Jubir PKS atau kader-kader mempertanyakan: Mengapa Anas Urbaningrum-Andi Mallarangeng-IBAS tidak ditangkap dan dipenjara padahal sudah banyak bukti dan sudah ditetapkan hampir 1 tahun sebagai tersangka? Mengapa ke LHI demikian?

Bagi tipe ini, TIDAK BOLEH para kader mengutip pendapat-pendapat ahli yang cenderung mencurigai kentalnya pembusukan terhadap PKS!

Bagi tipe ini, TIDAK BOLEH para simpatisan PKS mendapat informasi dari media yang seimbang. Jika ada yang memberitakan seimbang, para simpatisan PKS dituduh hanya mau menerima informasi dari yang menguntungkan saja!

Bagi tipe ini, apapun yang dilakukan kader-kader PKS adalah SALAH!
Tipe ini tidak mau MENUNGGU hingga vonis hakim diputuskan!
Tipe ini menutup mata akan kejahatan yang lebih besar, ribuan milyar!
Tipe ini pun enggan membuka diri, bahwa ada mafia di balik semua rencana dan malah menyalahkan mengapa para pemimpin PKS berteman dengan mafia!

Tuntutannya hanyalah satu hal! Bubarkan PKS! Ibarat ada borok di tubuh, mengapa tuntutannya adalah suntik mati? Lalu kalau PKS dibubarkan, apa jalan keluarnya? Saya yakin, PKS siap untuk bubar jalan ... asalkan partai lain pun dibubarkan dan sita aset-aset pengurusnya! Karena kalau PKS dibubarkan, insya Allah akan muncul nanti PKS-Muhasabah Tiada Henti ...!!
 
Source: HERE
readmore »»  

Sabtu, 18 Mei 2013

Inilah Kesaksian Ahmad Fathanah di Persidangan Yang Mengguncang Media

Hari ini (Jumat, 17/5/2013) Digelar persidangan terkait "Suap Impor Daging" dengan menghadirkan Ahmad Fathanah (AF) sebagai saksi.

Admin menyaksikan langsung via TV. Sidang ini (awalnya) disiarkan secara LIVE oleh MetroTV dan TvOne, tapi setelah kesaksian AF malah berlawanan dengan Opini Media selama ini yang menyudutkan LHI dan PKS, bahkan bisa dikatakan kesaksian AF menjungkirbalikan dan merontokkan Opini Media.. dua TV swasta ini langsung menghentikan siaran LIVE nya.

Sambil menunggu rekaman video (semoga ada, nanti kalau ada segera kita posting), kami kutipkan KESAKSIAN AF di persidangan tadi yg ditwitkan oleh @Setialesmana ....


AF: "Pak LHI mengatakan bahwa beliau tdk punya data soal daging dan tdk punya kapasitas utk pengaruhi kuota impor" #Kesaksian
AF:"Semua itu inisiatif saya sendiri. Saya perkenalkan maria dgn LHI. Saya desak LHI terus menerus agar fasilitas ketemu Mentan" #Kesaksian

AF: "saya yg mengatur pertemuan di Medan dgn mendesak terus LHI. Saya bersama Eldan dan maria berangkat ke medan". #Kesaksian

AF: "Soal dana dari Indoguna utk PKS, itu hanya wacana saya dgn Bu Elda dan Maria saja. Nggak sampai ke PKS (dananya)". #Kesaksian

AF: "Setiap saya sodorkan dana dari Indoguna, LHI selalu mengacuhkannya hingga akhirnya uang itu saya bawa dan gunakan sendiri". #Kesaksian

AF: "saya mengaku pengusaha, saya adalah makelar yg menghubungkan dgn siapa saja (bisnis jasa)". #Kesaksian

AF: "Motivasi saya murni memperoleh keuntungan. Dan itu saya konsumsi pribadi dan ada juga yg disumbangkan". #Kesaksian

AF: "saya pernah memperoleh keuntungan sbg makelar hingga Rp 3 milyar. Banyak pihak kok yg saya sumbang". #Kesaksian

AF:"pengajuan Indoguna impor sebesar 500 ton daging ditolak oleh Mentan dgn alasan kuota sdh habis". #Kesaksian

AF: "kata Dirjen Iwan Sukur, apapun yg terjadi penambahan kuota impor sdh tdk memungkinkan lagi. Itu sesuai aturannya". #Kesaksin

AF:"Eldan mencoba peluang utk ijin kuota utk 2013. Itu yg kami coba cari celah. Mentan tetap nolak". #Kesaksian

AF:"saya pernah telpon Elda, ini yg dibulatin apa? Dijawab itu adl importir yg tdk punya infrastruktur dll". #Kesaksian

AF:"waktu saya bicara dgn LHI saya tdak lihat ada orang Mentan atau kementerian yg datang". #Kesaksian

AF: saya minta dana ke Bu Elizabeth secara pribadi. Saya dorong utk seminar uji publik penambahan kuota impor". #Kesaksian

AF:"seminar ini utk mengetahui kemungkinan penambahan kuota impor melibatkan importir, peternak, dll". #Kesaksian

AF: kt Bu Elizabeth ada dana kemanusiaan (di PT Indoguna). Bu Elizabeth kasih sy Rp 1 M utk seminar dan sisanya utk pribadi sy" #Kesaksian

AF:"apakah saya mau kasih ke PKS itu tergantung saya, bukan permintaan siapapun (di PKS). Itu semua saya yg tentukan". #Kesaksian

AF: soal data kuota impor yg saya bahas dgn Elda, itu tdk ada sama sekali kaitannya dgn Mentan Suswono". #Kesaksian

AF: "setelah terima dana Rp 1 M dari Elizabeth sy memang telpon LHI, bisa ketemu ngga nanti malam? Hanya itu kata2 dr saya". #Kesaksian

AF: "LHI bilang lagi sibuk rapat dan kegiatan2 lainnya". #Kesaksian

AF:"Maharani sepakat datang ke hotel dan bicara ke saya perlu ini itu, ya udah saya kasih Rp 10 jt ke dia". #Kesaksian

AF:"Maharani sepakat datang ke hotel dan bicara ke saya perlu ini itu, ya udah saya kasih Rp 10 jt ke dia". #Kesaksian

AF:"Soal komitmen Rp 40 M itu, LHI selalu nanggapinya dgn becanda saja". #Kesaksian

AF:"Saya nggak yakin kalau LHI itu mau bicarakan soal itu. Mnrt sy LHI itu nggak yakin soal komitmen fee itu. LHI suka becanda". #Kesaksian

AF: "saya ini makelar aja, calo apa aja". #Kesaksian

AF:"sbg Calo saya yg menginisiatifkan (create) utk permintaan tambahan kuota impor antara PT Indoguna dgn LHI". #Kesaksian

AF:"saya jd calo utk banyak proyek spt pertambangan, dan lain-lain". #Kesaksian

AF:"saya tdk terlalu sering ke Kementan. Saya ke kementan utk urusan proyek dgn posisi sbg makelar". #Kesaksian

AF:"pihak2 berwenang di Kementan selalu sarankan utk ikuti prosedur lelang. Dan proyek yg kami menangkan sesuai prosedur". #Kesaksian

AF:"saya tegaskan bahwa saya bukan kader. Namun memang saya bersahabat dgn LHI. Jadi hubungan saya ke PKS hanya itu". #Kesaksian




:: PKS PIYUNGAN | BLOG PARTAI KEADILAN SEJAHTERA :: 
 
Sumber: PKS Pyungan
readmore »»