Tampilkan postingan dengan label Hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hikmah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Desember 2013

Ketika terbiasa, bukan berarti tidak sakit

Orang2 yang melatih dirinya menerima pukulan keras di perut, setiap hari dilatih, dilatih, dilatih, maka setelah bertahun2 berlalu, perutnya ternyata bisa menerima pukulan mematikan sekalipun dan dia tetap baik2 saja. Segar bugar.

Tapi apakah kita bisa menghilangkan fakta: Karena dia sudah terbiasa, maka kita bisa bilang hal itu biasa2 saja baginya? Tidak. Pukulan itu tetap mematikan, menyakitkan.

Orang2 yang berlatih bersabar, setiap hari dia harus pergi 10 kilometer mengambil air, karena susahnya air bersih di sana, dengan membawa ember di atas kepala. Berjalan tiap pagi, bolak-balik. Bertahun2 berlalu, dia amat terbiasa dgn pekerjaan berat itu. Baik2 saja.

Tapi apakah kita bisa menghilangkan fakta: Karena dia sudah terbiasa, maka kita bisa bilang hal itu biasa2 saja baginya? Tidak. Perjalanan 10 km setiap hari itu tetap melelahkan.

Orang2 yang 'berlatih' makan sekali hanya sehari. Hei, banyak loh orang2 yg hanya makan sekali sehari di kampung2. Bukan karena mereka mau sok hebat bisa begitu, tapi karena memang tidak mampu, jadilah hanya makan sekali sehari. Bertahun2 berlalu, dan dia baik-baik saja. Sehat.

Tapi apakah kita bisa menghilangkan fakta: Karena dia sudah terbiasa, maka kita bisa bilang hal itu biasa2 saja baginya? Tidak. Makan sehari sekali itu tetap kondisi yang menyedihkan.

Manusia adalah mahkluk dengan kemampuan menakjubkan. Mereka beradaptasi begitu baik dengan kondisi apapun. Dalam situasi perang, susah makan, seorang Ibu yang janda bisa terus bertahan menghidupi lima anak2nya. Dalam situasi bencana, kekeringan, kelaparan, seorang Ayah juga tetap bisa bertahan mencari jalan keluar demi keluarganya.

Akan tetapi, ketika seseorang sudah terbiasa atas hal tersebut, maka bukan berarti hal tersebut tidak menyakitkan lagi. Tetap sakit. Tetap berat. Tetap susah hati. Tapi dia telah melampui batas-batasnya.

Ketika kita sudah terbiasa atas sesuatu, maka bukan berarti hilang hakikat sesuatu tersebut. Kita-lah yang tumbuh lebih tegar. Lebih gagah. Karena jelas, kehidupan ini harus dilewati dengan tegak. Bukan merangkak.

*Tere Liye
readmore »»  

Jumat, 06 September 2013

Hisab Harta





Oleh Ustad Yusuf Mansur

Alkisah seorang Konglomerat telah menulis satu surat wasiat : "Barang siapa yang dapat menjagaku di dalam kubur setelah Aku mati nanti akan kuwarisi separuh dari harta peninggalanku". Lalu ditanyakanlah hal itu pada anak-anaknya apakah mereka sanggup menjaganya di dalam kubur nanti. Namun anak-anaknya menjawab, "Mana mungkin kami sanggup menjagamu wahai ayah karena pada masa itu ayahpun sudah menjadi mayat". Selang keesokan harinya dipanggillah semua adik-adiknya dan beliau berkata, “Wahai adik-adikku sekalian sanggupkah kamu menjaga aku setelah aku mati nanti selama 40 hari bersamaku di dalam kubur? nanti aku akan memberi setengah daripada hartaku kepada di antara kamu yang sanggup bersamaku. Dan adik-adiknya pun menjawab, “Wahai abangku, adakah engkau sudah gila mana mungkin ada manusia yg sanggup bersama mayat selama itu di dalam tanah.” Lalu dengan sedih Konglomerat tersebut memanggil ajudannya untuk mengumumkan penawaran istimewanya itu ke seantero negeri.

Akhirnya sampai jugalah pada hari di mana konglomerat tersebut kembali ke Rahmatullah. Kuburnya telah dihias dg megah laksana sebuah peristirahatan termewah yg pernah ada dg semua perlengkapannya. Pada waktu yang hampir bersamaan seorang Tukang kayu yang sangat miskin telah mendengar akan wasiat tersebut lalu diberitahu kepada isterinya apakah dia perlu mengambil kesempatan ini untuk menjadi kaya. Isterinya berkata, “Wahai suamiku, apalah artinya menjaga mayat tersebut selama 40 hari dibandingkan kerjamu ketika menebang kayu di dalam hutan dan bertemu dg harimau dan hantu penunggu hutan. Tukang kayu tersebut dengan tergesa-gesa segera datang ke rumah konglomerat tersebut untuk memberitahukan kepada ahli waris konglomerat tersebut akan kesanggupannya. Keesokan harinya dikebumikanlah jenazah Sang Konglomerat, Si Tukang kayu itu pun ikut turun ke dalam liang lahat bersama kapaknya.

Setelah tujuh langkah para pengantar jenazah meninggalkan area pemakaman tsb, maka datanglah Malaikat Mungkar dan Nakir ke dalam kubur tersebut. Si Tukang kayu menyadari siapa yang datang maka Ia segera agak menjauhkan diri dari mayat konglomerat tersebut. Terbetik di fikirannya bahwa sudah tiba saatnya Sang konglomerat tersebut akan diinterogasi oleh Mungkar dan Nakir. Tetapi yg terjadi malah sebaliknya, Mungkar dan Nakir malah menuju ke arahnya dan bertanya "Apa yang kau buat di sini" ?. Aku menemani mayat ini selama 40 hari untuk mendapatkan setengah harta wasiatnya" jawab si Tukang kayu. "Apa harta yang ada pada kau sekarang"? lanjut Mungkar-Nakir. "Aku cuma memiliki sebatang kapak ini saja untuk mencari rezeki" timpal si tukang kayu. Kemudian Mugkar-Nakir beritanya lagi "Dari mana kau dapat kapak ini" ?. "Aku membelinya" balas si tukang kayu. Lalu pergilah Mungkar dan Nakir di hari pertama dari dalam kubur tersebut. Hari kedua Mereka datang lagi dan bertanya "apa yang kau buat dengan kapak ini"?. "Aku menebang pohon untuk dijadikan kayu bakar untuk dijual" sergah tukang kayu. Di hari ketiga di tanya lagi "Pohon siapa yang kau tebang dengan kapak ini?. "pohon itu adanya di hutan belantara jadi ngak ada yg punya" timpalnya. "Apa Kau yakin" lanjut malaikat.Kemudian Mereka menghilang dan datang lagi di hari ke empat. Kemudian Mereka bertanya lagi "Adakah kau potong pohon tersebut dengan kapak ini dg ukurannya dan beratnya yg sama untuk dijual?. "Aku potong dikira-kira saja, mana mungkin ukurannya bisa sama rata" tegas tukang kayu. Begitu terus yg dilakukan malaikat Mungkar Nakir datang dan pergi sampai tak terasa sekarang 39 hari sudah dan yg ditanyakan masih berkisar dg kapak tersebut.

Di hari terakhir yang ke 40, datanglah Mungkar dan Nakir sekali lagi bertemu dengan Tukang kayu tersebut. Berkata Mungkar dan Nakir "hari ini aku akan kembali bertanya soal kapak ini". Belum sempat Mungkar dan Nakir bertanya, si Tukang kayu tersebut malahan dg segera melarikan diri ke atas dan membuka pintu kubur tersebut. Ternyata di luar sdh banyak orang yg menantikan kehadirannya untuk keluar dari kubur tersebut. Namun si Tukang kayu tersebut dengan tergesa-gesa keluar dan meninggalkan mereka semua dan sambil berkata ambillah semua bagian harta wasiat tersebut oleh kalian karena aku sudah tidak menginginkannya lagi.

Sesampai di rumahnya lalu si isteri berkata wahai suami ku, di manakah setengah harta peninggalan konglomerat tersebut. Maka si Tukang kayu menjawab "Aku tidak menginginkannya lagi, di dunia ini harta yg kumiliki padahal cuma semata kapak ini, tapi malaikat Mungkar dan Nakir sampai 40 hari yg mereka tanyakan dan persoalkan masihlah saja di seputar kapak ini. Bagaimana jadinya kalau hartaku begitu banyak...entah berapa lamanya dan bagaimana Aku menjawabnya"

Sahabat Rasulullah saw yg paling kaya ialah Abdul Rahman bin Auf ra. Beliau dikatakan adalah sahabat yang paling terakhir masuk surga karena lamanya masa yg digunakan untuk menghisab beliau, seperti dari riwayat Aisyah ra yg pernah mendengar Rasullullah SAW bersabda "Kulihat Abdurrahman bin’Auf masuk surga dengan perlahan-lahan (merangkak)!” (HR Bukhari)

Dari Ibnu Mas’ud ra dari Nabi Muhammad SAW bahwa beliau bersabda, "Tidak akan bergerak tapak kaki anak Adam pada hari kiamat, hingga ia ditanya tentang 5 perkara yaitu umurnya untuk apa dihabiskannya, masa mudanya, kemana dipergunakannya, hartanya darimana ia memperolehnya & kemana dibelanjakannya & ilmunya sejauh mana diamalkan?" (HR. Turmudzi)

====
Kaya tidak masalah tapi yang menjadi masalah dari mana harta kita dan untuk apa digunakan.
Mari sama-sama kita mencari rezeki yang halal dan baik serta digunakan dalam jalan kebaikan.
====
Silahkan BAGIKAN/SHARE agar lebih banyak yang berhati-hati dalam mencari harta dan membelanjakan hartanya.
readmore »»  

Senin, 15 Juli 2013

Buatlah hidup lebih berharga

Satu pohon dapat membuat jutaan batang korek api, tetapi satu batang korek api juga dapat memusnahkan jutaan pohon.

Jadi, satu pikiran negatif dapat membakar semua pikiran positif.

Korek api mempunyai kepala, tetapi tidak mempunyai otak, oleh karena itu setiap kali ada gesekan kecil, sang korek api langsung terbakar.

Kita mempunyai kepala, dan juga otak, jadi kita tidak perlu terbakar amarah hanya karena gesekan kecil.

Ketika burung hidup, ia makan semut.

Ketika burung mati, semut makan burung.

Waktu terus berputar sepanjang zaman. Siklus kehidupan terus berlanjut.

Waktu kita sedang jaya, kita merasa banyak teman di sekeliling kita.

Waktu kita sakit, kita baru tahu bahwa sehat itu sangat penting, jauh melebihi HARTA.

Ketika kita tua, kita baru tahu kalau masih banyak yang belum dikerjakan.

Dan, setelah di ambang ajal, kita baru tahu ternyata begitu banyak waktu yang terbuang sia-sia.

Hidup tidaklah lama, sudah saatnya kita bersama-sama membuat HIDUP LEBIH BERHARGA.
readmore »»  

Rabu, 10 Juli 2013

Fitnah itu Sesuai Kapasitasnya

Seorang sahabat mengirim inbox, "Afwan ustadz, apa tidak takut dibenci beberapa kalangan yang sering disidir tulisan ustadz?"

Saya jawab, "Saya mah bukan siapa-siapa. Moursi seorang Doktor, otaknya brilian, Hafizh Al-Qur'an, seorang Presiden terpilih, seorang relawan kemanusiaan, seorang yang waro', sosok yang ramah saja dituduh Kafir, antek AS, budak Zionis. Apalagi saya... he he .. Tapi saya tidak akan mendapatkan tuduhan semua itu, karena levelnya belum seperti Dr. Moursi."

"Oh ya ... jadi tidak takut?", tanyanya.

"Ah tidak ... biasa aja. Kalau anak-anak ABG di Facebook, cukup menyikapinya dengan senyuman...", jawab saya.

Dan memang, seperti apa FITNAH yang dilontarkan, maka itu mencermikan SEBESAR apa kapasitas kita.

Terimakasih kepada pihak yang sangat perhatian. Jzk


*Nandang Burhanudin
readmore »»  

Kamis, 04 Juli 2013

Cerita 3 dokter cantik hatinya

Ada 3 dokter muda, wanita, berteman baik, yang barusaja mengucapkan sumpah dokternya. Kalian tahu isi sumpah dokter? Itu keren sekali, amat indah. Saya akuntan, tapi sy tetap terharu membacanya, bahkan baru kalimat2 awalnya saja, membaca sumpah dokter ini membuat sy amat menghargai profesi ini.

Terbawa suasana riang barusaja menjadi dokter, juga dilingkupi dengan semangat kebaikan yg ada dalam sumpah socrates tersebut, ketiga sahabat baik ini berjanji satu sama lain untuk mengadakan sebuah kompetisi positif, yaitu: siapa yang paling banyak melayani orang lain selama mereka menjadi dokter. siapa yg paling banyak memberikan manfaat bagi orang lain (entah itu merawat pasien, orang2 berkonsultasi, murid/mahasiswa, bimbingan, apa saja, sepanjang mendapatkan manfaat dari ilmu kedokteran mereka). Dua puluh tahun lagi mereka akan bertemu, dua puluh tahun lagi mereka akan melihat siapa yg memenangkan kompetisi tersebut.

Waktu berlalu cepat, lepas dari acara pengucapan sumpah tersebut, ketiga dokter itu berpisah, karena asal kota mereka memang berbeda satu sama lain, berjauhan. Dua puluh tahun berlalu, mereka disibukkan dengan rutinitas masing2, hingga tibalah reuni akbar fakultas kedokteran kampus mereka. Tiga dokter itu bertemu kembali. Tertawa bahagia, saling berpelukan, mengenang banyak hal, dan bercerita lebih banyak lagi. Hanya soal waktu ketika mereka bertiga sambil tersenyum simpul mulai membicarakan tentang kompetisi dua puluh tahun lalu.

Dokter pertama, kembali ke kota asalnya, menjadi dokter yg amat terkenal. Dia bekerja di rumah sakit daerah, sekaligus membuka praktek. Dia dokter yg berdedikasi, sumpah socrates membuatnya menjadi dokter yg penuh kasih sayang, peduli pada pasien, selalu membantu. Maka tidak heran, puluhan orang memenuhi tempat prakteknya setiap hari. Dua puluh tahun berlalu, berapa jumlah orang yg pernah dilayaninya? Seratus ribu orang. Wow, dua sahabatnya berseru kagum, bukan main.

Dokter kedua, giliran dia bercerita, sejak masih mahasiswa dia sudah menjadi aktivis yg baik. Saat sudah menjadi dokter, maka dia mendedikasikan ilmunya untuk orang2 yg tidak mampu, terpencil dan terkena musibah. Saat kejadian tsunami di suatu tempat, puluhan, ratusan, tidak terhitung pasien setiap hari yg harus ditangani, belum lagi belasan posko kesehatan yg berada di bawah komandonya. Dia dokter yg hebat. Dua puluh tahun berlalu, maka jumlah orang yg dilayaninya tidak kalah mengagumkan, seratus lima puluh ribu orang. Wow, dua sahabatnya berseru tidak kalah kagumnya, bukan main. Terlebih orang2 yg dia layani adalah orang2 yg tidak mampu atau terkena musibah.

Setelah seruan kagum atas cerita temannya, dokter ketiga terdiam, giliran dia bercerita, tapi hei, dia menggeleng. Ada apa? Dua temannya yg penasaran hendak mendengar rekornya bertanya. Dia menggeleng lagi. Kenapa? Ternyata, sejak sumpah socrates itu dilakukan, dia seharipun tdk pernah membuka tempat praktek dokter atau bekerja di rumah sakit, klinik. Mengapa? Karena saat kembali ke kota asalnya, menikah, suaminya memang mengijinkan dia bekerja, tapi Ibunya mendadak jatuh sakit. Lumpuh, hanya bisa tiduran di ranjang. Anak semata wayang, dia memutuskan merawat Ibunya, penuh kasih sayang, telaten. Bertahun2 Ibunya sakit, dan saat usia tua tidak bisa dikalahkan oleh perawatan medis sebaik apapun, Ibunya meninggal dalam pelukannya. Satu tahun setelah kesedihan itu, dia hendak kembali memulai cita2 membuka praktek dokternya, tapi suaminya, tiba2 juga menyusul jatuh sakit, stroke. Terbaring di ranjang tdk berdaya. Maka dimulai lagi siklus yg sama. Bertahun2 merawat suaminya, penuh kasih sayang, telaten. Kondisi suaminya memang membaik belakangan, sudah bisa berjalan normal, tapi semua sudah berlalu, dua puluh tahun telah lewat, kesempatan telah dimakan waktu.

Hanya dua orang itu saja pasiennya selama ini.

Lantas siapa yang memenangkan kompetisi ini? Dokter yang ketiga.

Tentu saja bukan karena semata2 dia merawat Ibu dan suaminya. Karena jumlahnya tetap kalah telak dibanding rekor pasien dua sahabatnya tadi. Dia memenangkan kompetisi itu, karena dia punya sebuah rahasia kecil.

Kalau mau jujur2an, tidak terhitung dokter ketiga ini marah, kecewa dengan situasi yg dialaminya. Dia iri melihat tetangganya, ibu2 rumah tangga yg juga memiliki karir. Apalagi saat membayangkan temannya yg sekarang pasti sibuk melayani pasien. Dia termasuk lulusan terbaik, tapi sekarang hanya terkurung di rumah. Tapi mau dikata apa? Siapa yg akan merawat Ibu dan suaminya? Maka dengan kesadaran baru, di tengah2 keterbatasan tersebut, di sisa2 waktu yg dimilikinya di rumah, karena jelas dia tdk bisa pergi lama meninggalkan ibunya dan suaminya, dia mulai menulis. Bertahun2 tulisannya tentang kesehatan, dunia medis mulai menggunung. Dan satu persatu menjadi buku dan diterbitkan penerbit besar. Mencengangkan melihat buku2 itu bisa jauh sekali menyerbu hingga ke kamar tidur, toilet. Karena dia menulis apa saja, mulai dari tips kesehatan simpel, hingga update dunia kedokteran modern, maka buku2nya amat beragam. Menjadi teman bagi ibu2 yg sedang hamil. Menjadi teman bagi ibu2 yg punya balita. Menjadi teman bagi siapa sj yg merawat pasien di rumah. Puluhan judulnya, ratusan ribu oplahnya, jutaan pembacanya.

Wow, dua sahabatnya berseru kagum setelah terdiam lama. Hei, ternyata itu buku karanganmu? Dua temannya berseru riang, kami bahkan memakainya sebagai referensi loh, mereka memeluk erat dokter ketiga. Mereka bersepakat, dialah yang memenangkan kompetisi tsb.

My dear, siapa saja yg tersambung dgn page ini, dan berniat utk belajar banyak hal dari page ini, maka yakinilah, kita selalu punya cara jika ingin bermanfaat bagi orang lain.

Saya beri contoh lain. Ada ibu2 rumah tangga, tidak berpendidikan, SD pun tidak tamat. Keluarga mereka miskin, anak banyak. Tapi dia setiap hari selalu menyempatkan setelah menjadi buruh tani, menanam pohon bakau. Kampung mereka dekat dengan pantai. Puluhan tahun berlalu, berapa jumlah pohon bakau yg dia tanam? Jutaan. Menakjubkan. Apa modal menanam pohon bakau? Cukup golok, tebas sana, tanam sini. Dan berpuluh tahun berlalu, pohon bakau itu bukan saja menjadi tameng jika tsunami terjadi, tapi mengembalikan kesuburan, ikan, kepiting, udang, bermanfaat banyak bagi kampung tersebut.

Saya beri contoh lain. Ada pemuda putus sekolah, kelas dua SMA, karena dipengaruhi teman, merokok, mabuk2an, nge-trek, maka drop outlah dia. Usianya sekarang dua puluh lima, kerja serabutan jadi tukang, montir, apa saja. Tapi dia punya kesadaran baru. Dia tidak ingin anak2 di kampung itu senasib dengannya, maka jagoan muda kita ini, dengan uang tabungan yg sedikit dr kerja serabutan, mulai mendirikan taman bacaan di rumah orang tuanya. Dengan akses bacaan yg baik, anak2 di kampung itu bisa memiliki pemahaman yg baik. Sedikit sekali koleksi bukunya, tp semangat membaca anak2 lebih penting.

My dear, kita selalu punya cara jika ingin bermanfaat bagi orang lain. Selalu. Maka mulailah dilakukan. Dikongkretkan. Sebagai penulis, sy mungkin bisa membuat indah kalimat, mungkin membuat hati berembun, mungkin membuat kalian menangis atau tiba2 bersemangat, tapi itu hanya kalimat2. Kalianlah yg akan membuatnya mnejadi nyata, dengan tindakan kongkret.

Selamat mencoba.

*Tere Liye, repos
readmore »»  

Kisah Remaja 17 Tahun Yang Menangis histeris dan Bertobat memohon ampun Hanya karena Tak Sengaja melihat orang mandi

Pernahkah saudara mendengar tentang kisah Ta'labah? bukan Tsa'labah ya, tapi ini Tha'labah. Salah seorang dari para sahabat Nabi S.A.W. Seorang pemuda yang punya misi dan visi yang sangat agung.

Seorang remaja yang begitu hebat di zaman Rasulullah SAW Namanya Tha'labah bin Abdul Rahman, seorang remaja berusia 17 tahun. Setelah memeluk Islam, beliau selalu mengikuti Rasulullah SAW mengajar. Jika Rasulullah membutuhkan sesuatu, Rasulullah SAW akan kabarkan kepada Ta'labah.

Suatu hari Rasulullah menyuruh Tha'labah mencarikan sesuatu. Ketika dalam perjalanan mencari barang yang Rasulullah hajati itu, Tha'labah melewati sebuah rumah yang pintunya terbuka. Angin yang bertiup membuat pintu kamar mandi rumah tersebut juga ikut terbuka, dan ketika itu Tha'labah melihat seorang perempuan yang sedang mandi.

"A'udzubillah! Ya Allah aku takut nanti Jibril memberitahukan kepada Rasulullah SAW! Ya Allah, aku takut turunnya ayat quran yang mencantumkan aku dalam golongan orang yang berbuat dosa! Ya Allah ... "

Rintihan Tha'labah

Dia merintih sehingga dia lupa akan barang yang dipesan oleh Rasulullah SAW Dia melarikan diri dan menemukan satu bukit di pinggir Madinah yang dipuncaknya ada sebuah gua. Tha'labah masuk ke dalam gua tersebut dan asyik menangis. Tha'labah menangis dan menangis, ia teramat sedih dengan dosanya.

Pada waktu yang sama, Rasulullah SAW menanti kepulangan Tha'labah beberapa hari namun Tha'labah tidak kunjung tiba. Lalu Rasulullah SAW mengarahkan Umar RA untuk menemukan Tha'labah dan beliau terjumpa Tha'labah di tempat dia bersembunyi di puncak bukit.

Umar berkata "Tha'labah, Rasulullah mau bertemu kamu."

"Kenapa? Sudah turunkah ayat al-Quran pada dosaku, sudah beritahukah Jibril kepada Rasulullah, aku tidak mau masuk neraka, aku tidak mau masuk neraka. "Kata Tha'labah penuh tekanan batin

Karena Tha'labah sudah sangat lemah, Umar RA membawanya pulang ke rumah. Ketika Rasulullah SAW mendatangi tempat Tha'labah, Tha'labah sedang terlentang lalu Rasulullah SAW meraba kepala Tha'labah.

Tetapi Ta'labah menyingkirkan kepalanya. Rasulullah bertanya, "kenapa wahai Tha'labah?"

"Wahai Rasulullah, kepala yang penuh dosa ini tidak layak untuk berada di ribamu," kata Tha'labah.

"Apa yang kamu mau Tha'labah?"

"Ya Rasulullah, aku menginginkan ampunan Allah"
"Apa cita-cita kamu wahai Ta'labah?"
"Cita-cita aku hanya surga Allah. Tolonglah doakan moga Allah mengampuni dosa-dosaku. "
Lalu Rasulullah saw berkata, "wahai Tha'labah aku menjamin kepadamu apa yang kamu mau dan cita-citamu. Inilah bukti taubatmu. "

Tidak lama setelah itu, Tha'labah menghembuskan nafasnya yang terakhir di riba Rasulullah SAW.
Ketika mayat Tha'labah siap dikafan dan tiba waktu untuk dikebumikan, Rasulullah SAW datang agak terlambat ketika itu. Para sahabat membuka jalan kepada Rasulullah untuk rapat ke kubur Tha'labah. Tetapi Rasulullah berjalan mendekati kuburan Tha'labah dalam kondisi berjalan yang lambat, dan seperti terputus-putus.

Sahabat-sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, kami telah membuka jalan, mengapa Rasulullah berjalan dengan tidak nyaman?"

Rasulullah menjawab, "kamu tidak dapat melihat betapa banyaknya malaikat yang hadir mengirim Tha'labah ke kubur."
****
Itulah kisah hidup seorang remaja hebat bernama Tha'labah. Betapa takutnya dia dengan azab Allah SWT meskipun ia tidak sengaja melihat perempuan yang sedang mandi itu. Begitu malu bertemu Rasulullah, begitu mengharap ampunan Allah SWT, dan akhirnya menhembus nafas yang terakhir di ribaan Rosulullah SAW , dan jasadnya diiringi malaikat ke kuburan.

*****
Masya Allah !, sungguh berbeda sekali dengan remaja zaman sekarang, mergoki orang mandi,pasti responnya lain. jangankan mergoki mandi, melihat video porno pun sudah dianggap lumrah oleh anak-anak remaja sehingga banyak kasus asusila atau hamil diluar nikah merajalela. Na'udzubillahimindzalik jangan sampai kita terjerumus pergaulan yang salah

Lihat diri kita. Apakah kita menyesal dan bertobat setelah berbuat dosa yang disengaja? Apakah kita sadar, dan menyesal serta bertobat setelah berbuat dosa yang tidak disengaja??????

*COPAS dari SINI
readmore »»  

Rabu, 26 Juni 2013

Memelihara Fitnah Sampai Tua

Memelihara Fitnah Sampai Tua

TIDAK sedikit jumlah orang yang bertele-tele hidupnya dengan terus menerus membiarkan pikiran dan hatinya dihuni rasa dengki, dipenuhi fitnah tentang ini dan kepada itu, dikili-kili prasangka-prasangka dan digerogoti tuduhan tuduhan. Baik yang diungkapkan, diterapkan, maupun yang dibiarkan terpelihara di dalam dirinya sampai hari tuanya.

Tetapi teman-teman ini tetap harus kita kagumi, karena tenaga hidupnya sangat besar sehingga tidak merasa kelelahan bersikap demikian. Dan lebih mengagumkan lagi karena bersamaan dengan memelihara fitnah, para sahabat kita ini tetap mampu melakukan ibadah, sembahyang, bersujud dan berdoa minta banyak-banyak kepada Tuhan.


Oleh: Emha Ainun Najib
readmore »»  

Kamis, 16 Mei 2013

MULIANYA MEMAAFKAN


Saudaraku..Siapa di antara kita yang tak pernah mengukir kesalahan dalam hidup. Siapa dari kita yang tak luput dari kekhilafan? Siapa di antara kita yang tak pernah terjerumus ke dalam dosa dan maksiat. Baik itu yang terkait dengan kekhilafan, kesalahan dan dosa kita kepada yang di Atas ataupun dosa dan kekhilafan yang kita perbuat terhadap sesama makhluk yang singgah di atas bumi-Nya beberapa saat sebelum ajal menjemput kita.

Selain para nabi dan rasul yang ma’shum, tentu jawabannya tidak ada. Siapapun kita. Pejabat ataupun rakyat. Pemimpin maupun anggota masyarakat. Ustadz maupun santri. Guru maupun murid. Majikan, sopir maupun pembantunya. Manager perusahaan maupun karyawannya. Suami, istri maupun anak-anak. Pengasuh pesantren maupun santri-santarinya. Dan seterusnya. Selama kita berlabel ‘manusia’, maka kita tak akan luput dari salah dan khilaf. Yang disengaja maupun tidak. Yang besar maupun yang kecil. Karena manusia disebut dengan nama manusia karena ‘nisyanuhu’ lantaran kealpaannya.

Namun hal itu bukan menjadi tameng dan alasan bagi kita untuk selalu melakukan kekhilafan dan membiarkan dosa terus kita lakukan berulang kali. Tanpa ada koreksi diri dan muhasabah. Tanpa ada kata istighfar dan mengakui kekurangan dan kelemahan diri.

Saudaraku..Jika kita memiliki iman walaupun seberat biji sawi dalam kalbu kita. Mempunyai pelita di dalam jiwa sepudar apapun. Maka jiwa kita akan tersengat saat dosa dan kesalahan kembali diperbuat oleh anggota tubuh kita. Hati akan merintih akibat kekhilafan yang kembali terukir dalam hidup.

Dosa dan maksiat adalah belenggu. Artinya kita seakan-akan terpenjara karenanya. Jiwa kita terkekang dan hati seperti menanggung beban yang sangat berat.

Dosa dan maksiat adalah kegelapan. Yang akan menghitamkan hari-hari kita dan menggelapkan langkah kaki kita menuju keridhaan Allah swt. Ia menciptakan awan mendung di langit hati kita.

Dosa dan maksiat adalah perampok. Yang akan mengambil dengan paksa pundi-pundi amal shalih yang telah kita himpun dan kumpulkan dengan susah payah.

Saudaraku..Dosa dan kesalahan yang kita perbuat untuk yang di Atas, karena kekurangan kita dalam mentaati rambu-rambu-Nya. Atau karena pelanggaran yang kita lakukan terhadap apa yang dilarang dan diharamkan-Nya. Mungkin cukup kita melantunkan kata istighfar dan bertaubat kepada-Nya.

Tapi kesalahan dan dosa terhadap sesama. Karena merampas hak-haknya. Atau menodai kehormatan dan kemuliaannya. Melukai hati dan menggores luka di dadanya. Menipu dan melakukan kebohongan terhadapnya. Mengusik ketenangan dan mengganggu kedamaiannya. Bermasalah dalam berinteraksi harta dengannya. Dan yang senada dengan itu.

Untuk dosa dan kesalahan model kedua ini, tidak cukup hanya dengan beristighfar dan bertaubat kepada-Nya. Tapi juga, meminta maaf dan meraih keridhaan orang yang telah kita lukai dan gelapkan hari-harinya.

Saudaraku..Adakah satu kebahagiaan yang melebihi kebahagiaan kita saat mendapatkan kemaafan dan ampunan dari orang yang pernah kita berbuat dosa dan kesalahan terhadapnya? Orang yang pernah kita lukai perasaan dan hatinya? Mungkin tidak ada. Dan tak akan ada. Sebab ini terkait pula dengan masa depan kita di sana di akherat sana.

Arak-arakan awan terasa sirna dari langit hati kita. Beban yang sangat berat yang berada di pundak kita seperti terangkat dan tubuh pun teramat ringan untuk melangkah, melanjutkan perjalanan.

Kita tak mampu menahan air mata menetes, pertanda kebahagiaan menggenangi ruang hati kita. Membuka kejernihan alam berpikir kita. Hari-hari kita seolah berpelangi. Cerah berseri seperti sapaan mentari pagi.

Saudaraku..Oleh karena itu, memaafkan kesalahan dan kekhilafan orang lain merupakan akhlak yang sangat terpuji. Ia memantulkan keistimewaan yang tiada tara.

• Memaafkan kesalahan orang lain merupakan tanda ketakwaan seseorang. Artinya semakin sering kita merealisasikannya dalam kehidupan kita, maka simat ketakwaan kita semakin tampak. Terlebih alasan kita memaafkan orang lain, bukan karena kita lemah tak berdaya. Tak mampu balas dendam. Tapi karena kelapangan dan ketulusan hati kita. Allah menyebut perihal sifat sosok muttaqin dalam firman-Nya, “..dan orang-orang yang memaafkan kesalahan orang lain.” Ali Imran: 134.

• Memaafkan kesalahan orang lain merupakan akhlak para nabi dan rasul. Artinya kita akan semakin dekat dengan akhlak mereka, jika kita mampu mengikuti kebiasaan mereka. Ketika terjadi penaklukan kota Mekkah, di mana kaum muslimin telah membebaskan kota itu dari kepercayaan nenek moyang; penyembah berhala. Tiada balas dendam yang diperbuat nabi terhadap masyarakat Quraisy yang dulu pernah mengusirnya. Menzaliminya dan seterusnya. Tapi nabi saw membebaskan mereka. Allah berfirman, “Dan sungguh kamu berbudi pekerti yang agung.” Al Qalam: 4.

• Memaafkan kesalahan orang, merupakan salah satu kunci masuk surga. Jika kita ingin masuk surga, milikilah kunci ini.

• Memaafkan kesalahan orang lain, akan membuahkan cinta Allah dan para makhluk-Nya di bumi.

• Memaafkan kesalahan orang lain, akan mengalirkan do’a-do’a tulus dari manusia. Dan seterusnya.

Saudaraku..Ku ucapkan jazakumullah khairan “semoga Allah membalas kebaikanmu dengan balasan terbaik” yang telah memaafkan kekhilafan diri ini. Kebaikan dan keindahan akhlakmu tak akan terlupakan dalam hidup.

Siapapun anda dan di manapun anda berada. Riyadh dan Arab Saudi. Maupun saudara-saudaraku di Dumay ini. Dengan ketulusan jiwa dan dari dasar hati yang paling dalam, kami mohon maaf atas segala salah dan khilaf. Yang disengaja maupun tidak. Yang besar maupu n kecil.

Semoga dengan kemaafanmu, langkah perjalanan kami ke tanah air menjadi ringan. Terarah dan pasti. Penuh rasa optimis dan dapat tersenyum menatap hari-hari yang akan dilalui. Di bawah naungan cinta dan ridha-Nya. Amien.

Jazakaumullah khairan, kalian adalah saudara dan sahabat-sahabatku yang terbaik. Waallahu a’lam bishawab.

*Sumber: Muslimah Anggun
readmore »»  

Rabu, 08 Mei 2013

Lihat Lebih Dalam Kasus Poligami Aa Gym dan Eyang Subur

 



Ada yang menarik dari kasus Eyang Subur yang punya istri 8 orang wanita ini:

1).Tidak seperti biasanya, aktivis Femenis, Liberal dan HAM tidak menyerang praktek poligami yang dilakukan oleh Eyang Subur, begitu juga dengan berita2 di media sekuler yang memberitakan sangat positif kehidupan rumah tangga Eyang Subur, berbeda dengan kasus Poligami nya aa Gym yang dicerca habis2an oleh media.

2).Padahal aa Gym cuma menikahi 2 orang wanita, sedangkan Eyang Subur menikahi 8 orang wanita sekaligus.

3).Poligami aa Gym masih sesuai koridor syariat (tidak melebihi batas jumlah wanita yang boleh dinikahi yaitu maksimal 4 orang) sedangkan Eyang Subur melakukan poligami bathil yang diharamkan syariat karena over kuota syariat.

4).Justru disini masalahnya, para aktivis HAM dan Feminis itu adalah kepanjangan tangan dari kafir barat yang menyerang siapapun yang hidupnya sesuai dgn syariat termasuk dalam masalah poligami.

5).Jadi ternyata bukan Poligami nya yang mereka serang, tapi Syariat Islam-nya, jika praktek poligami itu bertentangan dengan syariat maka mereka akan dukung.

6).Jadi jelas, bahwa aktivis HAM, Feminis, Liberal dll adalah musuh2 Islam yang berusaha untuk mengacak-acak syariat Islam dalam segala aspeknya. Waspadalah!

Wallahu a’lam Bishsshawab

readmore »»  

Rabu, 01 Mei 2013

6 Kelebihan Mandi Sebelum Subuh

PENELITIAN DARI ILMU KEDOKTERAN: MANFAAT MANDI SUBUH

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...

Alhamdulillah Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, Yang menguasai hari pembalasan. Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Shalawat serta salam kepada Muhammad bin Abdullah, beserta para keluarga, sahabat serta para pengikutnya hingga akhir zaman

♥ ♥ Menurut riwayat, Rasullulah sallallahu wa alaihi`wa sallam tak pernah sakit sepanjang hayatnya karena pandai menjaga Kesehatannya dan salah satu aktivitas rutin Rasullulah adalah beliau selalu menjaga makanan sehari2nya dan selalu mandi sebelum subuh.

♥ ♥ Rasullulah sallallahu wa alaihi`wa sallam bersabda yang artinya “Mukmin yang kuat adalah lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah” (HR Muslim). Ya, hanya dengan tubuh yang sehat kita bisa melakukan berbagai aktivitas di dunia ini dengan sempurna. Nah, untuk kali ini Cinta Buat Muslimah akan mengulas manfaat mandi subuh menurut penelitian dari kedokteran.

♥ ♥ Dr. Abdul Hamid Dayyat, dari Universitas Kairo Mesir menjelaskan manfaat kesehatan yang diperoleh seseorang dari aktivitas bangun Subuh ( fajar ) dan mandi pada waktu fajar, diantaranya adalah gas O3. Pada waktu fajar kandungan gas O3 sangat melimpah kemudian berkurang sedikit demi sedikit hingga habis ketika matahari terbenam pada sore hari. Gas O3 mempunyai pengaruh yang positif pada urat syaraf, mengaktifkan kerja otak dan tulang. Ketika seseorang menghirup udara fajar maka akan merasakan kenikmatan dan kesegaran tiada tara .

♥ ♥Sementara itu dari beberapa penelitian didapati kesimpulan bahwa sebaiknya seseorang membiasakan mandi Subuh dengan air dingin, karena mandi pada waktu subuh dengan air dingin memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh diantaranya adalah :

1. Melancarkan Peredaran darah
Mandi subuh ternyata memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan. Menurut Dr. dr. Aru W. Sudoyo, MD dokter spesialis penyakit dalam dari FK UI dan RS Medistra, mandi pagi secara medis akan merangsang sistem peredaran darah dan persyarafan menjadi lebih aktif. Hal ini timbul sebagai reaksi terhadap rangsangan suhu dingin secara singkat. Sepanjang seseorang tidak sakit, maka mandi subuh atau sebelum subuh memberikan efek positif karenatubuh dicambuk oleh temperature rendah.

2. Membuat kulit menjadi halus dan cantik
dr. Midi Hariyani, SpKK spesialis kulit dan kelamin dari klinik nusantara kuningan menyebutkan bahwa dengan mandi subuh dapat membangunkan tubuh yang terlelap dimana metabolisme tubuh sedang melambat.Diibaratkan membangunkan mesin yang awalnya pelan kemudian dinaikkan. Suhu tubuh akan dinaikkan mencapai kestabilan. Jantung menjadi terpacu untuk bangun,adrenalin meningkat, pembuluh darah jadi lebih lancar untuk bergerak sehingga aliran darah dalam tubuh menjadi sangat baik termasuk aliran ke kulit, jaringan kulit akan membaik tidak kering dan menjadi lebih kenyal / lembab. Mandi dengan air dingin juga mampu mengurangi noda hitam pada lingkaran bawah mata sehingga wajah terlihat lebih cerah dan kulit tampak lebih fresh

3. Mampu menurunkan resiko darah tinggi
Menurut Frederic Premji serang hypnotherapis dari The American Board Of Hypnotherapy bahwa Mandi dengan air dingin juga mampu menurunkan resiko timbulnya darah tinggi, varises dan mengerasnya pembuluh darah, hal ini terjadi karena air dingin akan melancarkan sirkulasi darah keseluruh organ – organ tubuh.

4. Mampu meningkatkan sel darah putih
Mandi dengan air dingin pada waktu subuh akan meningkatkan sel darah putih dalam tubuh yang berakibat meningkatnya daya tahan tubuh dalam melawan virus yang masuk kedalam tubuh, dan tubuhpun akan menjadi lebih sehat dan bugar.

5. Mampu meningkatkan kesuburan
Mandi dengan air dinginpun memiliki efek positif bagi kesehatan reproduksi, karena mandi dengan air dingin dapat meningkatkan produksi hormon testosterone pada pria dan hormon estrogen pada wanita yang berpengaruh pada meningkatnya kesuburan dan gairah seksual.


6. Membuat rambut lebih sehat
Apasih yang terjadi dengan rambut bila dibilas dengan air dingin ? ternyata air dingin dapat menutupi kutikula rambut, sehingga mampu mengurangi kerontokan. Air dinginpun mampu melindungi rambut dari kotoran – kotoran yang biasanya menempel pada kulit kepala, dengan demikian rambut akan lebih sehat dan kuat.

7. Meredakan Depresi
Mandi dengan air dingin juga berpengaruh pada jiwa, menjadikan jiwa dan pikiran lebih tenang dan bersemangat menjalankan aktivitas sehari – hari.

♥ ♥ Catatan : Untuk mereka yang memiliki penyakit berat sebaiknya mandi dengan suhu air hangat (bukan panas) yang mendekati suhu tubuh sehingga sistem penyesuaian atau adaptasi yang sedang lemah tidak dirangsang secara paksa. Khusus untuk penderita eksim dan rematik sebaiknya tidak melakukan aktivitas mandi sebelum subuh ini kecuali dengan air hangat. Para penderita eksim jika mandi menggunakan air dingin akan menyebabkan gatal gatal pada kulit, sedangkan penderita rematik akan meningkatkan radang sendinya. Perubahan suhu yang terlalu mendadak juga dapat menyebabkan aliran darah terganggu sehingga tekanan darah lebih tinggi dari biasanya yang menyebabkan munculnya hipertensi dan jantung.

♥ ♥ Demikian beberapa manfaat mandi fajar dengan air dingin, yang ternyata memberikan dampak baik bagi kesehatan. Untuk itu mari kita membiasakan diri untuk mandi diwaktu subuh / fajar dengan air dingin. Semoga yang sedikit ini memberi manfaat

WallahuA’lam
Sabda nabi, Ilmu itu milik Allah, barang siapa menyebarkan ilmu demi kebaikan insya Allah… Allah akan menggandakan 10 kali kepadanya. Nah kepada saudaraku semua silahkan copas, share, tag....buat semua orang yang kalian cintai..

readmore »»  

Sabtu, 27 April 2013

HIDUP ITU PERJUANGAN

Jangan pernah lelah untuk berjuang, bersabar, dan berdoa. 
Subhanallah...sebuah kisah sarat makna, dikutip dari Pages Ustad Felix Siauw.
Selamat membaca, semoga mendapat pencerahan dan semangat bagi kita semua. Aamiin.



01. sekedar berbagi nikmat yang dikaruniakan Allah | sekaligus menguatkan Mukmin yang menikah betul-betul karena Allah

02. jangan pikir nikah itu mudah, dan jangan pikir semua indah | justru sesudah nikah sebaliknya malah, harus lebih sabar dan istiqamah

03. tapi tentu juga nggak sesulit yang dikatakan | yang jelas perlu ilmu dan keikhlasan

04. saya jadi Muslim tahun 2002 dan baru 2006 menikah | jadi 4 tahun ditempa dan bersabar sebelum menikah

05. selama 4 tahun itulah saya halqah, dakwah, dan dibebani amanah | belajar jadi pemimpin di organisasi, bersiap untuk hari depan

06. niat saya menikah di tahun 2002 setelah Muslim kandas | karena kedua orangtua merasa saya belum pantas

07. maka dari 2002 itulah saya serius menyiapkan diri bukan hanya untuk menikah | memburu ilmu menjadi seorang imam, suami dan ayah

08. semua buku keteladanan Rasul sebagai suami saya lahap | juga belajar dari senior dakwah yang sudah menikah dan jadi teladan

09. terimakasih kepada @mfatihkarim @epitaufik dua ustadz terbaik | 2006 saya merasa sudah siap dan sanggup memimpin belahan hati

10. alhamdulillah tidak terlalu sulit mencari pasangan hidup | dakwah menghantarkan saya berjumpa @ummualila :D

11. dengan uang 1,5 juta di tangan berikut 5 juta hibah papi-mami | majulah saya ke jenjang pernikahan yang sudah dinanti

12. setelah menikah hasilnya luar biasa, tak terduga | 1,5 juta hanya cukup sampai 2 bulan saja

13. bulan ke-3 saya dan @ummualila gelandangan tunakarya | biasanya cari kerja begitu mudah, Allah uji saya apply kerja kemana-mana ditolak

14. sampai-sampai @ummualila yang sudah biasa jadi guru les privat | terpaksa saya terjunkan lagi untuk apply bantu cari duit

15. walhasil, @ummualila yang sudah 4 tahun berpengalaman jadi guru privat | juga ditolak ketika apply di 2 perusahaan, behh... rasanya..

16. "ini ujian Allah", saya sampaikan pada @ummualila | sementara tagihan-tagihan bulanan terus berdatangan tak peduli

17. pagi pergi bawa map apply kerja sampai sore | pulang @ummualila menanti dan kita tetep kere

18. akhirnya pas 3.5 bulan setelah nikah menjelang lebaran | Allah memberikan jua yang dinanti-nanti, penghasilan!

19. nggak tanggung-tanggung, saya jadi pedagang emas | waktu itu oktober 2006, dan emas yang saya jual emas kawin @ummualila

20. saya inget betul, emas kawin berupa gelang dan beberapa cincin | laku 2.3 juta kita jual di Toko Emas "Cong", Gabus, Pati Jawa Tengah

21. kita jalani lagi hidup dari hasil jualan emas kawin | namun justru @ummualila bertambah menawan :D

22. jujur saya malu jadi suaminya @ummualila saat itu | nggak mampu menafkahi lahir dengan mencukupi

23. tapi @ummualila selalu menguatkan komitmen nikahnya | "ummi akan selalu mendukung dan menurut pada abi"

24. tentu sebagai suami saya tidak berdiam diri | segala koneksi dihubungi, cara dicoba, namun Allah rupanya masih kehendak menguji

25. ditengah-tengah semua itu saya mendapatkan kabar gembira | @ummualila hamil! masyaAllah saktinya saya

26. "sungguh bersama kesulitan ada kemudahan" | terngiang-ngiang ayat Allah, terasa begitu istimewa berbarengan kabar itu

27. "aku akan jadi seorang abi!" | senyum @ummualila melengkapi kegirangan berita yang dinanti

28. kita periksakan kehamilannya setiap minggu | walau uang untuk makan saja tak cukup seminggu

29. ketika pemeriksaan yang kedua | dokter berkata "ehm.. (something wrong nih), pak, bu, saya menemukan keanehan pada kehamilan"

30. "kehamilan ibu disinyalir "blighted ovum" | langsung lemes saya, nggk perlu tau artinya saya langsung lemes

31. "janinnya hampir 2 bulan pak, tapi nggak bertumbuh dan nggak ada detak jantung" | kali ini saya bener-bener lemes

32. kita cari 3 dokter kehamilan untuk second dan third opinion, semua sama | bayi yang ada di perut @ummualila sudah tak bernyawa

33. sepulang dari 3 dokter dan beberapa kali pemeriksaan medis | @ummualila kontan menangis agar bisa terima realita

34. anaknya harus dikuret, perlu uang 3 juta lagi | pertanyaannya dari mana? tabungan nggak ada? kerjaan nggak punya?

35. masyaAllah ternyata turunnya bantuan sekali lagi lewat papi-mami | kita dikasi pinjeman lunak (nggak tau sampe kapan bayarnya) 3 juta

36. kebayang nggak malunya lelaki? sudah nikah masih merepotkan orangtua? | rasanya nggak ada harganya, bener-bener hina

37. kita istighfar kepada Allah, taubat atas dosa | dan berpikir "ya Allah apakah aku sudah sebegitu takwanya sampai ujian seberat ini?"

38. tapi kita memahami setiap ujian tentu Allah sesuaikandengan hamba-Nya | begitulah cara Allah mendidik dan memuliakan kita

39. sepulang @ummualila dikuret, kita jatuh bangkrut lagi | apalagi yang mau dijual? masak mas kawin cincin juga mau dijual?

40. saya lupa ceritakan, saat nikah @ummualila punya motor honda impressa | dia beli second dengan harga 6 juta

41. motor itulah yang juga saya jual | honda impressa bobrok tapi motor dakwah | sudah ratusan kilo mengantar saya dakwah

42. honda impressa tahun 2000 | laku 3 juta saja sudah ok pic.twitter.com/rkPOQylb9e

43. "apakah manusia mengira mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?" (QS 29:2)

44. sering saya dan @ummualila mengais-ngais laci mencari keping-keping 500 | melengkapi lembar ribuan lusuh buat ditukar nasi padang

45. anak nggak jadi punya, penghasilan nggak ada | sedih sih iya tapi nggak sempet depresi, kita masih inget Allah

46. halqah terus dilanjut setiap minggunya | darimana uang bensin? | alhamdulillah saat itu saya dibayar 50.000/bulan mengajar kajian kitab

47. lebih dari 1.5 tahun setiap halqah | ketika ditanya musyrif (ustadz) "mana iuran untuk dakwah?" | saya jawab "afwan belum ada tadz"

48. bahkan tahun 2007 saya dapat jatah zakat | "lix, ini saya ada uang 400 ribu buat antum, semoga manfaat" | terdiam saya

49. terdiam bukan apa tapi mikir | mau nerima malu nggak nerima perlu | akhirnya saya jawab "jazakallah, Allah balas yang lebih baik"

50. dari situ saya mengetahui Allah memang Maha Memberi Rezeki | dan kebanyakan lewat tangan orang lain yang jarang kita syukuri

51. adakalanya saya berpikir "bener nggak jalan yang sudah saya pilih? jalan dakwah?" | apalagi saat ketemu sanak saudara yang udah kaya

52. ada yang sudah jadi kepala cabang, ada yang sudah jadi manager | sementara Felix? yang masuk Islam itu? gelandangan!

53. "terlalu idealis sih!" "kamu aneh sih, asuransi nggak mau, bunga nggak mau" | liat mereka sudah mapan semua, minder rasanya

54. bertemu dengan para ustadz kembali diingatkan | "terus kalau udah punya semua mau apa? inget lix, bedain mana sarana mana tujuan!"

55. sampai suatu hari saya masih inget juga | ada anak baru pindahan dari bogor ke JKT | saya ajak nemenin saya ngisi di senen

56. di boncengan motor belakang saya dia bilang | "mas, terus kalo mas nggak kerja dan dakwah mulu, keluarga makannya gimana?"

57. saya berusaha tenang, "bukannya nggak mau kerja mas, mungkin Allah belum kasih (dalam hati saya mengingat semua penolakan kerja)"

58. "tapi yakin deh, Allah pasti kasih jalan" | saya menutup diskusi itu, getir

59. sore itu dia menemani saya | jadi MC di acara kajian salah satu STIE di senen | waktu itu materinya "The Way To Belief"

60. sepulang kajian, direktur operasionalnya menemui saya | "ustadz Felix mau ngajar disini?"

61. kayak disiram air, dihati bersorak, alhamdulillah! | "bisa pak, insyaAllah bisa" | "ustadz Felix bisa ngajar apa?" | "apa aja pak!"

62. "ngajar Matematika Dasar bisa pak?" | "insyaAllah pak, kapan mulainya?" | "besok interview ya pak!" | ya Allah, secercah harapan

63. sepulangnya saya mampir di kramat kwitang, buku second murah | beli "Matematika Dasar" seharga 25.000 | saya pelajar ulangi

64. kelak modal 25.000 itulah saya jadi dosen favorit Matematika Dasar | dan mengantongi 2 juta honor pertama saya bulan depannya

65. Allah selalu kasih jalan selama Dia masih izinkan kita hidup | kalau sudah nggak dikasi berarti Allah pengen ketemu kita :D simpel kan

66. singkat cerita, waktu demi waktu kehidupan semakin membaik | ada jalan selama ada sabar, dan usaha terbaik

67. menikah pasti banyak halangan dan hambatan | karenanya ilmu agama wajib jadi bekal kedepan

68. penuhi kewajiban kepada Allah | juga penuhi hukum sebab-akibat di dunia

69. lelaki yang memahami agama | tentu nggak akan lemah terhadap dunia

70. uang bisa dicari bila ada ilmunya | ketidakpastian di masa depan pernikahan jadi ringan karena paham agama

71. dengan ilmu ujian jadi pelajaran | dengan ilmu kesulitan jadi penguat keimanan

72. singkat cerita (karena sudah mau isya) | harini 25/04/2013 | berlalu sudah 5 tahun semenjak saya jual motor istri saya

73. alhamdulillah hari ini saya bisa mengganti motor @ummualila | tunai tanpa leasing | ganti motor yang terjual karena lemahnya saya

74. hari ini bukan motor yang jadi cerita | tapi ucapan terimakasih atas segenap cinta

75. terimakasih @ummualila atas kesabaran dan penerimaan | atas kesempatan boleh memimpinmu dalam jalan kehidupan

76. demikian Allah beri ganti 4 anak atas 1 yang diambil | 3 di foto 1 di kandungan | dan kenikmatan tiada tara
readmore »»